Site icon Berita Kota Makassar

Enrekang Sudah Dipimpin 17 Bupati

EENREKANG, BKM –Pada Jumat (19/2) hari ini, Kabupaten Enrekang genap berusia ke-61. Sejarah telah mencatat perjalanan daerah yang dikenal dengan nama Massenrempulu ini.
Sejak abad XIV Kabupaten Enrekang disebut Massenrempu,yang berarti meminggir gunung atau menyusur gunung.Sedangkan kata Enrekang dari Endeg yang artinya ‘naik dari’ atau panjat.Dari kata itulah asal mulanya sebutan Endekan.
Sejak tahun 1960 hingga kini sudah tercatat 17 bupati yang memimpin daerah ini. Dimulai dari Andi Babba Manggopo pada periode 1960-1963 hingga H Muslimin Bando-Asman. Keduanya dipilih secara lansung dengan perolehan suara 67,15 persen atau 77.586 suara. Dari 17 Bupati yang memimpin Enrekang, H Muslimin Bando dan H Latinro La Tunrung dua kali memipin Enrekang.
Mulai dari nama Malepong Bulan sekitar abad XIV,yang terdiri dari tujuh kawasan yang lebih dikenal dengan ‘Pitu Massenrempu’ masing-masing Endekan, Kassa, Batu Lappa, Duri, Maiwa, Letta dan Baringin. Pada abad ke XVI, kerajaan tersebut berubah menjadi Lima Massenrempulu yakni Endekan, Duri, Maiwa, Kassa dan kerajaan Batu Lappa dimasukan ke Sawitto.
Sehingga kerajaan-kerajaan yang ada di dalamnya terpecah menjadi federasi, Duri, Tallu Batu Papan, Endekan (Enrekang), Maiwa, Alla, Buntu Batu dan Malua. Sejarah yang tak dapat dilupakan, dalam perjuangan atau pembentukan kewadanaan Enrekang (5 Swapraja) menjadi Daerah Swantara Tingkat II Enrekang atau Kabupaten Enrekang. (her/C)

Exit mobile version