MAKASSAR, BKM — Partai Demokrat Sulawesi Selatan telah menyiapkan tim hukum untuk melakukan upaya gugatan ke Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (KemenkumHAM) jika dibutuhkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Bahkan akan berujung pada pelaporan ke polisi manakala ada pihak yang telah melakukan pemalsuan dokumen.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel Selle KS Dalle. “Bergantung perkembangan situasi ke depan. Jika tim hukum dari DPD diminta oleh DPP bergabung dalam tim hukum, kita pada prinsipnya siap,” ujarnya, Senin (8/23).
Yang dilakukan oleh tim hukum DPD sekarang adalah mengumpulkan bahan dan keterangan apakah mereka yang hadir di kongres luar biasa (KLB) ada indikasi kuat melakukan pemalsuan dokumen, atau tindakan lain yang berpotensi pidana. “Jika ada (memalsukan dokumen), maka tim hukum DPD akan bergerak cepat melakukan upaya penegakan hukum dengan melaporkan secara resmi kepada pihak berwajib (polisi),” tegas Selle yang juga ketua Komisi A DPRD Sulsel ini.
Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe membenarkan apa yang tengah dipersiapkan oleh partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini. “Iya, kami sedang siapkan tim hukum untuk itu,” ujarnya.
Partai Demokrat sejak awal diisi sejumlah advokad atau pengacara. Salah satu di antaranya adalah Dr Jamaluddin Rustam.
Ni’matullah yang juga wakil ketua DPRD Sulsel, mengaku sedang berada di Jakarta bersama sejumlah pengurus daerah telah mendatangi Kemenkumham. “Saya sedang di Jakarta dan proses pemberhentian sejumlah kader sudah dilakukan DPP. Sekarang kami sedang proses plt-nya,” jelas Ulla.
Seperti diketahui, ada empat kader partai berlambang bintang mercy ini yang menghadiri KLB di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. Mereka mendukung Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai pengganti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Kempat kader yang diduga membangkang itu masing-masing mantan anggota Fraksi Partai Demokrat Sulsel dua periode Ikrar Kamaruddin dari DPC Takalar, mantan anggota DPRD Pangkep Andi M Ridha, mantan anggota DPRD Barru Andi Hairuddin, serta Andi Insan P Tanri dari DPC Kabupaten Sidrap.
Sebelumnya, Sekretaris DPD Demokrat Sulsel Andi Irma sedang menggodok nama yang pas menjadi plt di empat daerah tersebut. (rif)
Demokrat Siapkan Empat Plt dan Ancam Lapor Polisi
