MAKASSAR, BKM — Munafri Arifuddin kembali dipersiapkan untuk maju di pemilihan wali kota (pilwali) Makassar tahun 2024 mendatang. Hal itu menyusul terpilihnya ia secara aklamasi sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar dalam Musyawarah Daerah (Musda) X Golkar Makassar di Hotel Novotel, Selasa (9/3).
Appi –sapaan akrab Munafri– terpilih secara mulus setelah rivalnya Juniar Arge menyatakan mundur. Juniar pun menyerahkan tampuk kepemimpinan Golkar Makassar kepada mantan calon wali kota Makassar ini.
Sebelumnya, Appi dikabarkan akan melenggang menggantikan Farouk M Betta sebagai ketua DPD II usai mendapat persetujuan atau diskresi dari Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto yang dibacakan Ketua Bappilu Golkar Sulsel La Kama Wiyaka.
“Karena hanya ada satu calon, maka dinyatakan aklamasi. Dari meja pimpinan, kita tetapkan saudara Munafri Arifuddin sebagai ketua Golkar Makassar,” ucap pimpinan musda Rahman Pina.
Sebelum terpilih, Appi mengajak semua kader untuk bersama membesarkan Golkar di Makassar.
“Tagline kita, mari kembalikan kejayaan itu. Mari menjadi sahabat pemerintah untuk mensejahterakan rakyat,” ujarnya.
Menurut Appi, dirinya beserta keluarga dan kader mengembalikan kejayaan Golkar karena Golkar adalah rumah besar kita semua.
Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP) mengatakan, terpilihnya Appi menjadi ketua DPD II Golkar Makassar merupakan peradaban baru. Ia menilai sosok pribadi CEO PSM Makassar tersebut beritengritas dan punya kemampuan manajerial yang tidak diragukan.
“Tidak ada alasan Pak Appi untuk tidak membesarkan Golkar. Fraksi Golkar ada lima orang. Ke depan harus menjadi 10 kursi. Sehingga pada akhirnya kita tidak ada beban untuk mengusung calon kita,” tandas TP.
Wali kota Parepare dua periode ini bercita-cita wali kota dan wakil wali kota Makassar ke depan merupakan kader Golkar. Begitupun ketua DPRD harus Golkar. Untkuk itu ia berharap, Appi bisa menyiapkan strategi sejak saat ini untuk meraih mimpi-mimpi besar politiknya di Kota Makassar.
TP mengingatkan bila Golkar tidak pernah menjadi oposisi dengan pemerintah. Golkar adalah mitra strategis pemerintah yang berjuang untuk kesejahteraan rakyat.
Selain TP, musda juga dihadiri Sekretaris Golkar Sulsel Andi Marzuki Wadeng, Herman Heizer, Plt Golkar Makassar Irianto Ahmad, dan puluhan kader lainnya.
Ajukan Airlangga di Pilpres
TP memberikan ketegasan bila pengurus dan kader partai berlambang pohon beringin rindang di Makassar wajib mengajukan nama Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto sebagai bakal calon presiden mendatang. Ia mengingatkan agenda perpolitikan 2024 yakni ada pemilihan presiden, pemilihan gubernur, wali kota dan bupati serta pemilihan anggota legislatif.
Khusus pilpres, TP meminta kader mendorong Airlangga Hartarto untuk maju sebagai calon presiden Indonesia 2024 mendatang. “Kita harus sadari kondisi perpolitikan ke depan 2024 yang gerbang utamanya pilpres. Saya minta sumber kemuliaan partai kita, Pak Airlangga sudah wajib hukumnya kita dorong sebagai calon presiden,” pinta TP.
Meski demikian, lanjut TP, Airlangga saat ini belum ingin dideklarasikan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu saat ini fokus dengan pemulihan ekonomi dan kesehatan di masa pendemi covid-19.
“Tetapi Pak Airlangga tidak mau dideklarasikan. Kalau ada letupan sah-sah saja. Jadi saya minta tolong, seluruh kader sosialisasikan dan kita kemukakan di mana-di mana bahwa sesunguhnya Pak Airlangga salah satu tokoh utama dalam pemulihan kesehatan dan ekonomi di Indonesia,” jelasnya.
Diketahui, Airlangga terus menyiapkan strategi dan program agar mampu mendorong pemulihan ekonomi di masa pendemi covid-19. Di antaranya kebijakan vaksinasi yang sudah mulai dilakukan dan akan dipercepat secara bertahap menyasar penduduk Indonesia yang ditargetkan dalam satu tahun ini.
Selain vaksinasi, pemerintah memberikan dukungan kepada UMKM meningkatkan alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Begitupun Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) masih dilanjutkan pada 2021. (rif)
