Site icon Berita Kota Makassar

Siapkan 10 Mobil Inflasi Pantau Kebutuhan Pokok

MAKASSAR, BKM–Jelang memasuki Bulan Suci Ramadan, harga sejumlah bahan pokok mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Salah satunya adalah harga cabai rawit yang mencapai harga Rp130 ribu sekilo.
Dikhawatirkan, harga kebutuhan pokok lainnya seperti telur, gula, minyak kelapa, bawang merah, bawang putih, dan lainnya ikut menanjak karena dipastikan permintaan akan semakin meningkat.
Akibat permintaan yang melonjak, kelangkaan kebutuhan pokok juga akan terjadi di pasaran.
Namun, sebelum kekhawatiran tersebut terjadi, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Apalagi, kenaikan dan kelangkaan barang menjadi faktor pemicu inflasi.
“Kita akan jaga ini barang di pasar-pasar, terutama untuk mencegah adanya inflasi. Dulu kita terbaik inflasi di Makasssar, dengan menekan inflasi di bawah 3 persen,” ungkap Danny saat dihubungi Senin (15/3).
Danny mengaku sudah tahu rumus-rumus menghadapi kondisi kenaikan barang kebutuhan pokok.
“Saya tahu rumusnya ini barang-barang sehingga cabai, daging, minyak goreng, gula dan beras, itu ada 5 dari 10 komiditi pemicu inflasi. Saya sudah tahu rumusnya,” tambah dia.
Lebih jauh dikemukakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bulog terkait stok sembako. Termasuk persiapan untuk mengantisipasi kelangkaan kebutuhan pokok di lapangan.
Termasuk akan menggelar operasi pasar jika memang dibutuhkan. Saat ini, Pemkot Makassar punya 10 mobil inflasi yang siap untuk dioperasikan kapan saja. Termasuk bisa dijadikan pasar berjalan.
“Kita akan melakukan pengawasan ketat. Jadi kalau ada yang berani mainkan harga dia akan rugi, saya pastikan itu. Saya akan bikin operasi pasar di semua kelurahan dengan namanya pasar murah mobile. Saya juga sudah bicara dengan Bulog, termasuk kita akan operasi pasar jika memang dibutuhkan, ” tambah Danny. (rhm)

Exit mobile version