MALILI, BKM — Sebanyak 75 orang anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) binaan Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian (Transnakerin) Kabupaten Luwu Timur mengikuti Diklat 3 in 1 Pembuatan Aneka Olahan Rumput Laut Angkatan VI oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Balai Diklat Makassar selama enam hari di Gedung Pertemuan Kecamatan Burau, (10-16/3).
Diklat dibuka Asisten Bidang Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur, Senfry Oktavianus mewakili Bupati Luwu Timur, didampingi Kadis Transnakerin Lutim, Aini Endis Anrika.
Senfry dalam sambutannya mengatakan, pertumbuhan industri pangan di Luwu Timur cukup berkembang karena didukung bahan baku yang tersedia seperti rumput laut sehingga perlu ditindaklanjuti dengan peningkatan kapasitas kemampuan dan kreatifitas dari para pelaku IKM dalam menciptakan produk diversifikasi rumput laut melalui pemanfaatan potensi bahan baku yang ada di Kabupaten Luwu Timur.
“Bila memperhatikan potensi industri kecil (industri rumah tangga) dimana setiap tahunnya cenderung meningkat maka kita patut bersyukur bahwa Tuhan memberikan kita nikmat yang luar biasa untuk memanfaatkan potensi yang besar itu salah satunya dengan ketersediaan bahan baku dan potensi sumber daya manusia serta dukungan Pemerintah di bidang industri rumah tangga,” kata Senfry.
Melihat potensi tersebut Pemkab Luwu Timur melalui Dinas Transmigrasi Tenaga Kerja Dan Perindustrian melakukan koordinasi dengan Balai Diklat Industri Makassar untuk mendukung pengembangan industri olahan pangan di Kabupaten Luwu Timur, dan kerjasama ini telah berjalan kurang lebih empat tahun.
Sementara Kadis Transnakerin Lutim, Aini Endis Anrika melaporkan bahwa, Diklat 3 in 1 ini diikuti 3 kelompok dengan total peserta 75, yakni 25 orang dari UPPKS Harapan Baru Desa Lauwo, 25 orang dari UPPKS Tunas Bangsa Desa Burau Pantai dabn 25 orang lagi dari UPPKS Wisata Bahari Desa Mabonta.
(rls)
75 Anggota KUB Ikut Diklat
