Site icon Berita Kota Makassar

Apakah Ambas Syam Punya Mimpi

GOWA, BKM–Tarik ulur jelang pelaksanaan musyawarah daerah (musda) Partai Golkar di Kabupaten Gowa masih berlanjut.
Jadwal musda juga belum jelas, kapan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sulsel memberikan batas akhir.
Kisruh ini berawal karena tiga dari empat bakal calon ketua DPD II Golkar Gowa belum mendapatkan diskresi dari ketua umum DPP Golkar Airlangga Hartarto.
Ketiganya yakni mantan Ketua DPRD Gowa Andi Muh Ishak, mantan pelaksana tugas (plt) Ketua Golkar Gowa Hoist Z Bachtiar dan legislator Golkar Gowa HM Yusuf Sommeng Dg Bombong.
Satu lagi yakni politisi senior H Ambas Syam yang kini ditunjuk sebagai plt ketua Golkar Gowa.
Ambas Syam diminta maju oleh DPD I Golkar Sulsel meski usianya tidak segesit Andi Ishak dan Hoist Bactiar.
Sebelumnya Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP) mengharapkan agar ketua DPD II sebaiknya yang punya mimpi untuk membesarkan partai.
TP juga ingin agar ketua ke depan setidaknya punya keinginan untuk menjadi kepala daerah maupun wakil kepala daerah.
Riak muncul dari belasan kader partai berlambang pohon beringin ridnang di Gowa karena Ambas Syam sudah tidak punya ambisi seperti yang diinginkan TP. “Apakah Pak Ambas punya mimpi seperti yang disampaikan oleh pak TP dibeberapa daerah”ujar kader muda Golkar Gowa Fahril Arif, Rabu (17/3).
Tak hanya itu, Fahril juga menilai jika Yusuf Sommeng juga tidak seenergik tahun lalu sebab sudah lama pensiun sebagai ASN. “Jadi sebaiknya Pak Andi Ishak dan Pak Hoist yang di dorong untuk bersaing di musda”pintanya.
Hal sama dilontarkan M Akbar. Menurutnya, kalau ketua yang nanti terpilih sudah tidak punya ambisi atau uzur, maka dirinya siap mundur dari golkar. “Saya bersama sejumlah kader siap mundur,”ucam Akbar.
Sebelumnya, juga ada kabar jika Hoist mundur jika DPD I punya titipan di musda.
Plt Ketua Golkar Gowa Ambas Syam yang dikonfirmasi meminta media ini untuk mengecek di Steering Commiitee (SC) maupun Organizing Commiitee ( OC), apakah Hoist betul-betul mundur.
Ketua DPD I Golkar Sulsel TP mengaku jika awalnya menargetkan pelaksanaan musda di 24 kabupaten/kota rampung akhir Maret ini, namun melihat kondisi saat ini, dipastikan akan melewati Maret. Karena dari 24 daerah yang musda baru sekitar empat daerah yang telah selesai dan telah memiliki nahkoda baru, kecuali Selayar yang kembali dipimpin Basli Ali.
Sementara tiga daerah lain, yakni Yohanes Bassang di Toraja Utara, Munafri Arifuddin di Makassar dan Andi Ilham Zainuddin di Pangkep. “Adapun 20 daerah sementara berproses. Semoga sebelum ramadhan bisa selesai,”harap TP usai menghadiri pelantikan Arfandi Idris sebagai anggota DPRD Sulsel pada rapat paripurna, Rabu (17/3).
Disinggung soal deadline yang diberikan DPP, TP yang juga Walikota Parepare ini hanya menyebutkan itu fleksibel. “Kita butuh hasil, infrastruktur Golkar harus kuat untuk mendapatkan kemenangan 2024,” bebernya.
Disinggung soal diskresi, dimana hampir semua daerah yang selesai menyelesaikan musda, mereka tanpa lawan dan mendapatkan diskresi. TP menyebutkan Golkar saat ini partai terbuka dan semua orang yang ingin memimpin partai berlamabang pohon beringin diberikan kesempatan baik itu kader internal maupun eksternal.
“Ini kan partai terbuka semua bisa mendapatkan diskresi. Itu berikan kepada orang-orang yang tidak bersyarat tapi memiliki potensi lebih bagi tidak bersyarat dan itu hanya kewenangan DPP kami hanya mengusulkan,”pungkas TP. (rif)

Exit mobile version