Site icon Berita Kota Makassar

Smartfren akan Tambah BTS 4G 6.000 Unit

JAKARTA, BKM — PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar USD250 juta hingg USD300 juta untuk tahun 2021. Direktur Keuangan Smartfren, Antony Susilo, mengatakan, capex ini akan digunakan untuk menambah base transceiver station (BTS) 4G sekitar 6.000 lebih unit.
”Sumber dana capex tahun 2021 akan kami ambil dari dana internal maupun dari pihak bank. Mayoritasnya masih datang dari pihak bank,” ungkap Antony seperti dikutip dari salah satu media, Selasa (16/3).
Menurut Antony, Smartfren secara konsisten menambah jumlah BTS setiap tahun untuk memperkuat jaringan layanan 4G. Penambahan unit BTS 4G ini dilakukan di area potensial serta area yang terdapat banyak pengguna Smartfren.
Antony mengatakan, penambahan BTS 4G penting untuk dilakukan demi memberikan layanan terbaik kepada pelanggan melalui internet yang lancar dan stabil. Terlebih lagi, dengan adanya pandemi Covid-19, kebutuhan internet pelanggan Smartfren meningkat karena bekerja maupun bersekolah dari rumah. Pada tahun 2020, Smartren menambah sebanyak 10.000 BTS 4G. Realisasi penambahan jumlah BTS ini melebihi target awal.
”Pasalnya, kami melakukan percepatan dalam penambahan BTS untuk memperkuat jaringan akibat banyaknya pelanggan Smartfren yang bekerja dan bersekolah dari rumah di area-area yang sebelumnya tidak kami rencanakan,” tutur Antony.
Sebagai informasi, Smartfren meraup pendapatan usaha Rp9,41 triliun pada tahun 2020 atau melesat 34,62 persen year on year (yoy) dari Rp3,99 triliun pada 2019. Sementara rugi bersih Smartfren menyusut 30,59 persen yoy, dari Rp2,19 triliun pada 2019 menjadi Rp1,52 triliun pada 2020. (int)

Exit mobile version