Site icon Berita Kota Makassar

Tol Layang Diresmikan di Kolam Nipa-nipa

MAKASSAR, BKM — Peresmian tol layang Andi Pangerang Petta Rani telah lama ditunggu-tunggu masyarakat Makassar khususnya, dan Sulsel pada umumnya. Megaproyek ini diyakini dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan AP Petta Rani. Sekaligus menjadi ikon baru.
Penantian itu pun akhirnya terjawab. Presiden RI Joko Widodo diagendakan akan meresmikan tol layang tersebut hari ini, Kamis (18/3). Namun, prosesinya tidak dilakukan di kawasan tol layang. Melainkan dari kolam regulasi Nipa-nipa yang terletak di perbatasan Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Maros.
Hal itu disampaikan Sekretaris Provinsi Sulsel Abd Hayat Gani, kemarin. Menurutnya, presiden hanya akan melewati tol layang Petta Rani untuk menuju ke kolam regulasi Nipa-nipa.
”Saya sudah sama-sama dengan pihak Kementerian Perhubungan. Tol layang Petta Rani tetap diresmikan oleh presiden, tapi dilakukan di kolam regulasi Nipa-nipa. Jadi prasastinya saja yang ditandatangani di sana,” terang Hayat Gani.
Diakui, dengan diresmikannya tol layan Pettarani, masyarakat Kota Makasssar akan terbebas dari kemacetan. Begitu pula dengan kehadiran bandara Toraja, akan memudahkan masyarakat berkunjung ke destinasi wisata andalan Sulsel itu.
“Masyarakat sudah lama menunggu peresmiannya. Seperti tol layang Petta Rani. Setelah diresmikan, pengguna jalan tidak lagi mengalami kemacetan. Begitu pun dengan Bandara Toraja, akan memudahkan masyarakat masuk di Toraja dengan waktu yang cukup singkat,” ungkap Hayat.
Dalam kunjungannya ke Sulsel, Jokowi juga akan meresmikan meninjau pelaksanaan vaksinasi di Toraja dan Makassar. Diharapkan, kunjungan ini dapat memberi semangat bagi seluruh masyarakat Sulsel dalam menghadapi pandemi covid-19.
Direktur Utama PT Makassar Metro Network, Anwar Toha memastikan tol layang AP Petta Rani diresmikan Presiden Jokowi dalam lawatannya ke Makassar. Namun, kata Anwar, peresmiannya tidak dilakukan sendiri, melainkan secara simbolis bersamaan dengan kolam regulasi Nipa-nipa.
“Pastiji. Cuma digabung dan dipusatkan di Nipa-nipa, ” ungkap Anwar saat dihubungi BKM, Rabu (17/3).
Dia mengatakan, peresmian tol layang akan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh presiden. Setelah peresmian, kemungkinan besar, tol layang AP Pettarani sudah bisa digunakan. Namun untuk tahap awal, baru sosialisasi dan uji coba.

Jokowi dijadwalkan hanya 12 jam berada di Sulsel. Dalam kurun waktu tersebut, ia akan menghadiri sejumlah agenda. Presiden diagendakan tiba di Makassar sekitar pukul 10.00 Wita. Selanjutnya, akan bertolak dari Makassar ke Tana Toraja untuk meresmikan bandara di sana.
Pada pukul 10.15 Wita, Jokowi beserta rombongan yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman akan menekan tombol sebagai tanda peresmian bandara. Selanjutnya, pukul 11.45 Wita meninjau langsung meninjau proses vaksinasi di Puskesmas Ge’tengan, Tana Toraja. Jumlah orang yang hadir dibatasi 50 orang saja.
Pada pukul 13.50 Wita, Jokowi makan siang di atas pesawat. Pukul 14.50 Wita tiba kembali di Makassar untuk menuju lokasi peresmian kolam regulasi Nipa-nipa.
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menilai, kedatangan Presiden Jokowi ke daerah ini akan membawa hal-hal yang baik. Presiden juga akan memberikan arahan-arahan dan sharing tentang persoalan yang ada di Sulsel.
“Tentu kita harus bersiap-siap untuk kedatangan presiden. Segala sesuatunya harus kita mantapkan. Termasuk ketika nanti datang mungkin ada arahan-arahan dan juga sharing-sharing tentang persoalan yang ada di Sulsel,” kata Andi Sudirman. (nug-rhm)

Exit mobile version