MAKASSAR, BKM–Dukungan kepada ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden terus bertambah.
Kali ini dukungan datang dari Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) yang siap mendukungan Airlangga Hartarto untuk maju sebagai calon presiden (Capres) 2024.
Ketua DPP MKGR Adies Kadir menyatakan Ormas MKGR meminta kepada ketua umum Golkar Airlangga Hartarto untuk segera menentukan waktu yang tepat dalam menetapkan kader utama Partai Golkar yang akan diusung pada Pilpres 2024.
“Bagi kader MKGR kader utama adalah Airlangga Hartarto,” ungkap Adies usai pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP MKGR masa bakti 2020-2025 di kantor DPP Golkar, Jakarta baru-baru ini.
Adies berjanji akan menggunakan seluruh struktur dan segenap jaringan organisasi untuk menyosialisasikan Airlangga sampai pelosok desa di seluruh penjuru tanah air.
“Kami akan instruksikan semua ketua DPD, kader MKGR yang jadi anggota DPR, DPRD provinsi, kabupaten dan kota untuk menyosialisasikan Airlangga Hartarto,” kata Adies pada rilis yang dikirim keredaksi.
MKGR sebagai organisasi yang setia dan tegak lurus garis perjuangan Partai Golkar berada di barisan terdepan untuk melaksanakan keputusan strategis Golkar. Keputusan itu yakni memenangkan Pemilu dan pemilihan kepala daerah tahun 2024 mendatang. “Intinya harus ada skenario tunggal untuk kemenangan partai Golkar,” tegas Adies.
Ketua Majelis Tinggi Ormas MKGR Roem Kono juga menegaskan bila ormas MKGR dengan kebulatan tekad mencalonkan Airlangga sebagai capres mendatang.
Terpisah, Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) juga meminta agar anggota Fraksi Golkar DPRD Sulsel menjadi mitra kritis pemerintah. Hal itu dikarenakan sejak dulu Partai Golkar tidak pernah menjadi musuh pemerintah.
Sehingga, Golkar dengan paradigma baru sebagai partai cerdas menuntut kadernya agar dapat memberi solusi terbaik dalam mengawal kebijakan pemerintahan.
TP meminta anggota Fraksi Golkar Sulsel peka terhadap masalah yang berkembang terhadap masyarakat Sulsel. Salah satunya polemik pembangunan Stadion Mattoanging.
Semenjak Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah merencanakan pembangunan Stadion Mattoanging, masyarakat Sulsel khususnya pecinta sepak bola sangat antusias. Bagaimana tidak, stadion bersejarah itu akan dirubah menjadi stadion megah berstandar FIFA.
“Stadion ini sangat strategis, ikon sepak bola Sulsel, melahirkan bibit-bibit unggul sepak bola. Apalagi ini stadion memiliki sejarah panjang. Kebanggaan masyarakat Sulsel. Stadion ini merupakan bagian dari harga diri masyarakat Sulsel,” kata Taufan yang juga penggemar dan pemain sepak bola sewaktu remaja.
Untuk itu, Wali Kota Parepare dua periode ini meminta anggota fraksi harus cermat dalam mengawal keberhasilan pembangunan Stadion Mattoanging. “Wajib hukumnya Fraksi Partai Golkar mengawal stadion ini hingga terwujud. Karena stadion ini sudah sangat dibutuhkan dan dirindukan. Semua harus bersinergi, selama sudah sesuai prosedur, yah jangan dihalang-halangi,”tegasnya.
Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari setuju dengan keinginan TP, apalagi, 13 kursi Fraksi Partai Golkar di DPRD Sulsel dianggap sangat cukup untuk mengawal pembangunan Stadion Mattoanging. (mup/rif/d).
Giliran MKGR Dorong Airlangga Sebagai Capres
