MAKASSAR, BKM– Kota Makassar kembali berpartisipasi dalam kampanye global earth hour yakni memadamkan lampu dan peralatan listrik yang tidak terpakai selama sejam pada Sabtu, (27/3) mendatang.
Durasi satu jam pemadaman lampu itu diharapkan bisa dilaksanakan secara bersama-sama pada pukul 20.30-21.30.
Koordinator Kota Earth Hour Makassar, Dino Kanino menjelaskan, pada peringatan 2021 ini ada perbedaan dari tahun sebelumnya.
Kalau dulu banyak komunitas serta orang-orang berkumpul di satu tempat seperti Lapangan Karebosi dan Anjungan Pantai Losari didukung pemerintah daerah dan perhotelan mematikan daya lampu besar secara serentak mulai 20.30-21.30 Wita.
“Harapannya kita menginginkan banyak partisipasi dari semua pihak untuk KolaborAKSI dalam melakukan penghematan listrik sebagai salah satu cara menjaga bumi ini dari pemanasan global, ” katanya saat menggelar jumpa pers, akhir pekan lalu.
Meski dalam kondisi pandemi, kata dia, tidak menyurutkan niat komunitas Earth Hour Makassar berkampanye. Untuk acara seremonial “switch off” tersebut tetap dilaksanakan pada malam 28 Maret 2021 di Baruga Angin Mamiri dengan pembatasan undangan serta menerapkan protokol kesehatan.
“Undangan dan panitia dibatasi, termasuk jaga jarak. Penyanitasi tangan dan pengecekan suhu tubuh disiapkan bagi tamu dan undangan.
Kami juga menyiarkan melalui aplikasi Zoom dan Youtube, serta siaran langsung dari Instagram, agar semua masyarakat ikut melakukan ‘switch off’ Earth Hour bersama-sama,” katanya.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh perhotelan, serta instansi terkait seperi pada tahun sebelumnya untuk tetap memadamkan lampu pada malam hari itu mulai pukul 2030-21.30 WITA, sebagai bagian dukungan pelaksanaan kampanye Earth Hour, demikian Dino Kanino.
Earth Hour adalah salah satu gerakan yang digagas World Wide Fund for Nature (WWF) yang berfokus pada kampanye global untuk melawan perubahan iklim. (rhm)
Matikan Lampu Sejam pada 28 Maret
