Site icon Berita Kota Makassar

Polisi Dalami Kasus Kebakaran Rumah Adat

BONE, BKM — Sat Reskrim Polres Bone tengah mendalami kasus kebakaran Rumah Adat Bola Soba (Rumah Persahabatan) yang diketahui memiliki nilai sejarah dari zaman dahulu.
Kasus kebakaran Bola soba pada Sabtu dini hari lalu, masih menyisihkan pertanyaan besar bagi warga Bone.
Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf mengatakan pihaknya telah melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menurunkan tim Inafis Polres Bone dan berkoordinadi dengan Tim Labfor Polda Sulsel.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Labfor Polda Sulsel untuk tindak lanjutnya. Insya Allah besok Tim Labfor akan melakukan olah TKP, ” ujar AKP Ardy Yusuf saat ditemui di ruang kerjanya Senin (22/3).
Dia menambahkan sejauh ini pihaknya telah memeriksa empat orang untuk dimintai keterangan.
“Ada empat orang yang sudah dimintai keterangan, dua orang dari sanggar seni arung Palakka dan dua orang lagi dari Dinas Kebudayaan, ” tambahnya
Bola Soba memiliki sejarah, Bola Soba dibangun sejak 1890 yang berarti sudah 100 tahun lebih. Rumah adat Bola Soba diketahui sudah berpindah sebanyak tiga kaki, yang pertama berada di Jalan Petta Ponggawae yang saat ini ditempat sebagai Rumah Jabatan Bupati Bone., kedua dipindahkan ke Jalan Vetran selanjutnya baru dipindahkan ke Jalan Latenritatta Watampone.
Kepala Dinas Kebudayaan Bone Andi Ansar Amal mengatakan
peristiwa kebakaran tersebut tidak ada benda pusaka yang ikut terbakar melainkan benda replika.
“Tidak ada benda pusaka ndi. Yang ada disana hanya Silsilah kerajaan, teddung pulaweng, bosara, baju adat dan meriam tapi itu semua replika, yang asli disimpan di Museum Arajangnge, ” ujar Andi Ansar Amal.
Ansar menambahkan rencananya tahun ini Bola Soba akan diikutkan kompetensi ditingkat pusat sebagai warisan budaya tak benda, namun apa daya itu semuanya hanya tinggal puing.
Sementara Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi berjanji akan segera membangun kembali Bola Soba. “Insya Allah semoga tahun depan kita sudah bisa membangun kembali Bola Soba, tentu dengan yang lebih baik lagi dari sebelumnya yang jelas tidak menghilangkan nilai historinya, ” tukasnya. (man/C)

Exit mobile version