Site icon Berita Kota Makassar

Unhas Gandeng BRI Hadirkan Pembayaran Berbasis Digital

MAKASSAR, BKM — Universitas Hasanuddin melalui kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan segera menghadirkan model pembayaran berbasis digital. Kerja sama ini dalam rangka memberikan kemudahan kepada sivitas akademika lingkup Unhas untuk proses transaksi.
Model pembayaran digital tersebut dibahas pada pertemuan antara Unhas bersama BRI yang berlangsung secara luring terbatas di Ruang Rapat A, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Kamis (25/3).

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Infrastruktur Unhas Prof Dr Ir Sumbangan Baja, MPhil, menjelaskan Unhas ingin memberikan kemudahan kepada mahasiswa dalam melakukan proses transaksi, utamanya pada pembayaran UKT. Model elektronik payment atau nantinya dikenal sebagai Unhas Pay merupakan gagasan pimpinan Unhas dalam merespons perkembangan teknologi digital.

Pertemuan antara perwakilan Unhas dan BRI dibuka secara langsung oleh Rektor Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu,MA. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas rencana menghadirkan model pembayaran Unhas berbasis digital yang semakin jelas dan terarah. Menurutnya, pembayaran digital merupakan bukti transformasi layanan berbasis IT, meskipun nantinya dilakukan secara bertahap.

“Jika Unhas Pay sudah populer, maka ini menjadi salah satu indikator bahwa Unhas telah memberikan kemudahan berinteraksi secara ekonomi, sekaligus bagian dari proses menata manajemen asset keuangan dan pelayanan yang lebih transparan dan mudah,” jelas Prof Dwia.

Mewakili pihak BRI, Muhammad Yusuf selaku wakil kepala Divisi Retail Payment Kantor Pusat BRI Jakarta, menjelaskan BRI memiliki kurang lebih 14 payment gateway yang akan membantu dalam merealisasikan Unhas Pay, sekaligus menyakinkan dan mewadahi apa yang Unhas inginkan.

“Semua bisa dimasukkan dalam Unhas Pay. Konsepnya akan kami sediakan nomor induk untuk mengindentifikasi pengguna. Pembayaran bisa dilakukan dalam Unhas Pay. Tapi, ini kami perlu komunikasi juga dengan IT Unhas agar platform yang nantinya tersedia bisa terbaca sesuai dengan yang akan kami siapkan,” jelas Yusuf.

Lebih lanjut, Yusuf juga memberikan gambaran umum mengenai rancangan tampilan dan subjek menu yang akan tersedia dalam Unhas Pay, seperti e-money, market place, e-wallet dan beberapa pilihan lainnya.

“Dengan payment gateway semua bisa diselesaikan. Ibaratnya seperti Gojek atau Gopay yang harus diisi dulu saldonya sebelum melakukan proses transaksi. Nanti juga akan kami sediakan scan Qris agar bisa melakukan pembayaran,” jelas Yusuf.

Untuk tahap awal, Unhas menawarkan kepada BRI beberapa proses transaksi yang sekiranya dapat dilakukan dalam Unhas Pay berdasarkan hasil diskusi unit kerja lingkup Unhas. Seperti pembayaran sewa kamar ramsis, rusunawa, sewa kantin, pembayaran listrik oleh mitra, pembayaran parkir hingga pembayaran UKT. (rls)

Exit mobile version