Site icon Berita Kota Makassar

Dosen Unismuh Makassar Raih Doktor di UNM, Ini Hasil Risetnya

MAKASSAR, BKM — Pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia sangat berperan dalam membantu peserta didik mengembangkan kompetensinya memahami bahan ajar berbasis teks Apakah bahan ajar yang diterbitkan Kemendikbud sudah memenuhi kriteria kompetensi komunikatif atau belum.

Hal ini yang mendorong Ratnawati mengkaji bahan ajar di SMA. Dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ini mempertahankan riset disertasinya dengan judul Pendekatan Komunikatif dalam Buku Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Teks (Buku Edisi Revisi Kurikulum 2013), Rabu (31/3) di Aula AD Lantai 5 Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sidang ujian promosi doktor dipimpin Ketua Prof Dr Anshari,MHum, dengan anggota Prof Dr Achmad Tolla,MPd, Dr Rahman Rahim,MHum, Prof Dr Ramly,MHum, Prof Dr Muhammad Rapi Tang,MS, dan Dr Muliadi,MHum. Hadir ketua DPRD Kabupaten Takalar, wakil dekan I FKIP Unismuh Makassar, kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, dan beberapa dosen.

Temuan riset Ratnawati, menunjukkan bahan ajar bahasa Indonesia kelas X SMA terdapat delapan jenis teks, yaitu laporan hasil observasi, eksposisi, anekdot, cerita rakyat, negoisasi, debat, biografi, dan puisi.

Dalam bahan ajar, ditemukan 14 kompetensi gramatikal, delapan kompetensi sosiolinguistik, dan enam kompetensi wacana dan strategi. Ditemukan kompetensi pemahaman dalam bahan ajar.

Kaitan pembelajaran berbasis teks, peserta didik telah menunjukkan antusias dalam belajar, terutama menelaah isi, mengidentifikasi, menentuka unsur, membedakan jenis, dan membuat teks.

Seusai menjawab pertanyaan, bantahan, dan klarifikasi tim penguji, ia dinyatakan lulus dengan IPK 3,95 atau predikat kelulusan sangat memuaskan. Ia tercatat sebagai alumni ke-933 PPs dan ke-73 Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia.

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Prof Dr Muhammad Rapi Tang,MS sangat memuji temuan riset disertasi mahasiswanya, yang dapat memberi kontribusi peningkatan mutu pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.

Guru besar FBS UNM ini memberi pesan kepada doktor baru ini untuk terus meningkatkan kompetensi dan performansi sebagai dosen pendidikan bahasa Indonesia. “Saya mengajak para guru dan dosen bahasa Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan performansi dengan mengikuti pendidikan doktor di PPs UNM,” imbau Prof Rapoi Tang yang merupakan pakar filologi UNM. (rls)

Exit mobile version