WAJO, BKM — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Wajo yang selama ini dinilai jalan ditempat kini mulai beroperasi.
Direktur BUMD Wajo, Luqman Hamid dalam press releasenya di Cafe Acci Callaccu, Selasa (30/3) mengatakan sejak dua hari lalu pihaknya melakukan penandatangan MoU dengan tiga perusahaan.
Saat ini tengah mempersipkan langkah untuk jangka lima tahun dan insyah allah bulan April mendatang BUMD Wajo langsung bergerak secara penuh.
Menurut Luqman untuk produksi, BUMD Wajo ditarget bisa menghasilkan dan memberikan kontribusi bagi Pemkab Wajo. “Insyah Allah bulan September mendatang sudah bisa berproduksi dan menghasilkan,” ujar Luqman.
Untuk rencana kerja pembangunan pabrik pengolaan gas berkolaborasi melalui perjanjian konsorsium melalui MoU dengan tiga perusahaan yakni PT Energi Jaya, PT Humpus Patragas dan PT Excelcior Strategi Mandiri. Perjanjian konsorsium proyek CNG serta penandatanganan MoU, PT Energi Jaya dengan PT Investasi Pratama tentang pembangunan pabrik amonia, urea, NPK terintegrasi Kabupaten Wajo.
“Kedepan pengelolaan BUMD sudah bisa berkontribusi baik ke masyarakat umum Wajo dan juga PAD,” jelasnya.l
Ketua Komisi II DPRD Wajo, H Sudirman Meru sebagai salah satu mitra kerja dari BUMD Wajo sangat mengaperesiasi usaha dan langkah BUMD Wajo atas capaian di Hari Jadi Wajo dengan adanya MoU ini.
”Tentu kami berharap proses ini berjalan dengan baik sampai adanya hasil yang dapat memberikan PAD. Semoga proses kerjasama itu berjalan dengan baik sesuai dengan aturan regualasi yang ada,” tandasnya. (ono/C)
BUMD Teken MoU dengan Tiga Perusahaan
