BANTAENG, BKM — Sebanyak 200 kepala keluarga (KK) warga Bantaeng tinggal di suatu perkampungan di Ambon. Sebagian besar berprofesi sebagai petani hortikultura. Umumnya mereka berhasil mengembangkan lahan pertanian sayuran.
Ketua Paguyuban Bantaeng do Ambon, Suardi, mengatakan, petani asal Bantaeng berprestasi dibidangnya. “Setiap tahun, petani Bantaeng disini bergantian menyandang gelar petani terbaik”, katanya.
Dipaparkan Suardi, prestasi tersebut diraih petani asal Bantaeng sejak tahun 2015. “Tahun 2015, saya sendiri yang mendapatkan penghargaan dari Australia sebagai petani terbaik asal Ambon,” ujarnya.
Suardi juga melaporkan, bahwa 200 KK warga Bantaeng ini tersebar di sejumlah kecamatan di Ambon. Walau tempat tinggal dan jarak yang memisahkan, namun bernaung di bawah satu paguyuban.
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin, berkunjung ke Kelurahan Poko, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (31/3). Dari semua warga Bantaeng di Ambon, di kampung ini paling banyak bermukim.
Diungkapkan Suardi, sejak berada di Ambon, baru kali ini ada Bupati Bantaeng yang mengunjungi warga di perantauan. “Kami sudah berpuluh-puluh tahun di sini. Tetapi baru kali ini ada bupati dari kampung kami yang datang mengunjungi kami”, ungkapnya.
Bupati menyatakan bangga dan terharu dengan keberadaan warga Bantaeng di Ambon. Dia berpesan agar warga Bantaeng tetap menjaga silaturahmi, kebersamaan dan kedamaian, baik sesama warga Bantaeng maupun dengan warga asal daerah lainnya. (wam/C)
Bupati Temui Warga Bantaeng
