MAKASSAR, BKM–Pemerintah bakal membuka seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun ini. Pemkot Makassar telah mengusulkan 318 formasi. Namun sayang, dari ratusan formasi tersebut, tidak ada alokasi untuk penerimaan guru.
Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar Kadir Masri mengatakan, formasi didominasi tenaga kesehatan atau medis. Sisanya untuk tenaga teknis.
Untuk kebutuhan guru, rencanananya akan dibuka perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mereka akan memperebutkan kuota 1.030.
“Sekitar 200 lebih dari 318 yang tersedia. Untuk guru tidak ada. Mereka difokuskan untuk penerimaan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” ujar Kadir Masri, kerarin.
Kadir mengungkapkan, beberapa perubahan usulan direvisi saat rencana pembukaan CASN kembali dibuka tahun ini. Makassar sempat mendapatkan jatah di bawah 100. “Lalu berubah lagi dan prioritas tenaga kesehatan. Sisanya formasi untuk tenaga teknis,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengumumkan rencana Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021.
Sebanyak satu juta formasi untuk guru PPPK, serta 83.000 formasi untuk pemerintah pusat yang dialokasikan untuk CPNS dan PPPK non-guru dan 189.000 formasi untuk pemerintah daerah yang juga dialokasikan untuk CPNS dan PPPK non-guru. (rhm)
Pemkot Usul 318 Formasi CASN, tak Ada Guru
