MAROS, BKM — Puluhan rumah penduduk yang tersebar di empat kecamatan di Maros, masing-masing kecamatan Lau, Bontoa, Bantimurung, dan Kecamatan Maros Baru, rusak parah akibat diterjang angin puting beliung.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD) Kabupaten Maros, Fadli menjelaskan, bencana angin puting beliung yang memporak poradakan rumah penduduk di empat kecamatan sudah dilakukan pendataan terkait kerusakannya. Seperti atap seng yang terbang dan kerusakan lainnya.
”Kami baru melakukan tingkat kerusakan yang dialami setiap rumah,” kata Fadli.
Dikatakan Fadli, dari empat kecamatan, terparah terdampak angin puting beliung ini adalah di Kecamatan Bontoa. Dari hasil pendataan sementara, ada dua unit rumah di Kecamatan Bantimurung, 13 rumah di Kecamatan Bontoa, satu unit rumah di Kecamatan Lau, dan satu unit rumah di Maros Baru.
”Kondisi yang parah ada di Bontoa. Dan paling banyak juga jumlah rumah yang terkena angin puting beliung,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, Nasrul, mengatakan, selain rumah angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon yang tersebar di empat kecamatan. Selain itu, ada sekitar enam pohon yang tersebar di empat kecamatan yang tumbang dan dilakukan evakuasi.
”Untuk pohon tumbang itu ada Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang atau jalan poros Camba dan di Lingkungan Bontokapetta, Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau,” jelasnya.(ari/c)
Puluhan Rumah Penduduk Rusak Parah
