JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar didampingi Wakil Bupati (Wabup) Jeneponto, H Paris Yasir, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid An Najam, Kompleks Pondok Pesantren Roudhoutul Huffadz Yayasan Najamuddin Suking.
Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, H Imam Taufik HB, Kadis Pendidikan, Nuralam Basir, Kepala BKPSDM, H Muhammad Basir, Camat Binamu, Emil Ilyas, Kabag Protpim, Mustaufiq, Kabid Humas Kominfo, Mansur, Lurah Empoang, Fajrin Adrian, dan para santri Ponpes di Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu (7/4).
Ketua Panitia Pembangunan Masjid An Najam Ponpes Roudhoutul Huffadz, ustad Abd Rahman Al Hafidz, menyampaikan apresiasi kepada bupati dan wakil bupati dan seluruh kepala OPD atas kehadirannya untuk melakukan peletakan batu pertama Masjid An Najam.
”Kami menyampaikan bahwa Masjid An Najam dibangun di atas tanah wakaf dari H Hambali dan H Mangga Kulle serta bantuan dana dari dompet dhuafa,” kata Abd Rahman.
Lanjut dikatakan, di Ponpes tersebut telah membina 70 orang anak yang dipersiapkan menjadi hafidz Alquran sebagai upaya mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati Jeneponto menciptakan 1.000 hafidz di Kabupaten Jeneponto.
”Alhamdulillah, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Nur Alam Basir merupakan salah satu inisiator dan pembina pada Pondok Pesantren Roudhutoul Huffadz,” jelas ustad Rahman.
Manajer Program Dompet Dhuafa Provinsi Sulawesi Selatan, Nurwana, memaparkan, program dan bantuan Dompet Dhuafa yang ada di Jeneponto termasuk salah satunya bantuan pembangunan Masjid An Najam ini.
”Dompet Dhuafa telah menyiapkan anggaran Rp1 miliar. Dan Alhamdulillah, sudah tersedia sekitar Rp560 juta serta tetap melakukan penggalangan dana,” kata Nurwana.
Selain program qurban, kami ada program FAQ (Forum Khalafa Quran) yang mengajarkan baca Quran bagi orang dewasa dan sudah ada 50 kelompok.
Dompet Dhuafa akan menjadi partner strategis dalam upaya mewujudkan visi misi bupati menciptakan 1.000 hafidz di Jeneponto dan upaya bersama pemerintah mengentaskan kemiskinan melalui program zakat di dompet dhuafa.
Sementara Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar dalam sambutannya menyampaikan apresisasi kepada pengurus yayasan, dompet dhuafa dan masyarakat Jeneponto yang telah memberikan bantuan untuk pembangunan masjid dan Pondok Pesantren Roudhoutul Huffadz.
”Partisipasi aktif ini akan menjadi ladang ibadah dalam rangka menciptakan generasi Quran di Kabupaten Jeneponto dan terima kasih kepada pengurus Ponpes dan dompet dhuafa yang telah berpartisipasi dalam mewujudkan visi misi kami menciptakan 1.000 hafidz sampai tahun 2023,” tutur Iksan. (krk/c)
Iksan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid An Najam
