MEMANASNYA tensi politik hingga kantor Golkar Toraja disegel tidak lepas dari peran Lukman B.Kady sebagai plt Ketua DPD II Partai Golkar di Tana Toraja.
Bahkan Lukman B Kady terkesan memihak salah satu calon ketua sehingga aturan dan syarat musda mendiskreditkan calon ketua lain.
Puncak kekecewaan kader Golkar Tana Toraja dilampiaskan pada Selasa (6/4) saat calon ketua Yariana Somalinggi mendaftar. Kubu Yariana yang juga istri Bupati Theofilus Allorerung bersitegang dengan panitia musda sebab merasa dihalangi.
Keteganganpun berlanjut, saat Yariana hendak mengembalikan formulir didampingi puluha kader.
Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi, turut serta mengantar Yariana untuk mengembalikan formulir.
Welem juga tidak menampik jika proses musda berjalan mengecewakan karena melanggar aturan, sehingga demi Golkar yang lebih besar, proses dan tahapan dimulai dari awal untuk ditunda. (gus/rif/d).
Welem Akui Proses Musda Mengecewakan
