BONE,BKM — Menjelang bulan suci ramadhan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah VI Makassar memantauan stok kebutuhan sapi di Kabupaten Bone. Pemantauan yang dilakukan KPPU dihadiri Kakanwil Hilman Pujana yang didampingi oleh Ladis Peternakan Bone Aris Handono.
Saat ditemui Hilman mengatakan biasanya ketika menjelang ramadhan terjadi peningkatan harga karena permintaan melonjak, untuk itu berdasarkan hasil rapat TPID Provinsi Sulsel pihaknya turun langsung untuk melakukan peninjauan di lapangan.
“Biasanya kalau menjelang ramadhan itu permintaan meningkat sehingga mempengaruhi kenaikan harga, untuk itu kita cek langsung ketika misalnya peningkatan meningkat dan stok masih ada seharusnya tidak mengalami peningkatan harga yang sangat tinggi setidaknya stabil,”Kata Hilman
Kabupaten Bone merupakan salah satu sentra komoditas Sapi yang cukup besar karena produksi Sapi di Bone ini hampir mengcover seluruh Sulsel bahkan sampai ke Pulau Kalimantan.
“Kami lebih fokus ke masalah alur distribusinya jadi dari sisi penawaran tadi apakah produsen sampai ke konsumen ini sudah lancar atau belum alur distribusinya, kemudian apakah ada intervensi dari pelaku usaha yang mengakibatkan harga jadi tinggi di pasar, dan Alhamdulillah dari laporan Kadis Peternakan bahwa komoditas sapi di bone siap untuk suplai ramadhan dan Idul Fitri”Tambahnya
Dia menegaskan bahwa jika ada pelaku pelaku usaha yang melakukan intervensi harga atau sepakat menahan pasokan maka ada denda administrasi yang akan dikenakan berdasarkan UU nomor 5 tahun 1999 dan yang sudah diubah melalui undang-undang cipta kerja.
Kadis Peternakan Bone Aris Handono mengatakan lumbung sapi di Indonesia Timur itu adalah Kabupaten Bone, dan dari data terakhir populasi ternak sapi di Bone 457 ribu ekor lebih.
“Untuk ketersediaan daging di Bone selama ini banyak di suplai sapi jantan, dan perlu diketahui bahwa pola pola penggemukan sapi skala rakyat di Bone ini hampir dilaksanakan di 27 kecamatan,”Kata Aris Handono
Aris juga mengatakan bahwa pola petani di Bone ini adalah pola agribisnis, jadi para petani membeli sapi yang kurus kemudian digemukkan dan sasarannya itu bisa dijual pada hari raya idul fitri dan hari raya kurban.
“Pengalaman tahun kemarin sapi bone yang keluar itu sekitar 25 ribu ekor, itu untuk makassar dan kalimantan, dan dari 25 ribu ekor itu kalimantan yang porsinya paling banyak,”Tambahya
(man/C)
KPPU Sidak Stok Sapi di Bone
