MAKASSAR, BKM — Bupati Luwu Timur H Budiman Hakim akhirnya mendapat amanah sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di wilayahnya. Surat keputusan (SK) sebagai ketua DPC PDIP Luwu Timur ditandatangani oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto.
SK penyesuaian struktur dan komposisi DPC PDIP tersebut ditandatangani 9 April untuk masa bakti 2019-2024. Budiman baru sepekan dilantik sebagai bupati sisa masa jabatan 2021-2026 menggantikan posisi Thorig Husler yang meninggal usai pemilihan bupati (pilbup) Luwu Timur digelar. Thoriq saat itu menjabat sebagai ketua DPD II Partai Golkar Luwu Timur.
Di PDIP, mantan wakil bupati terpilih ini didampingi Ober Datte sebagai sekretaris dan Hasnah selaku bendahara. Budiman juga didampingi sejumlah wakil ketua bidang, wakil sekretaris bidang, serta wakil bendahara.
Penunjukan Budiman Hakim sebagai politisi PDIP menepis klaim sebelumnya yang dilontarkan para politisi Partai Golkar, Gerindra dan PAN. Bahkan para politisi menyebut jika sudah ada isyarat hingga pernyataan jika Budiman akan bergabung kepada sejumlah partai. Tak hanya itu, mereka sudah terang-terangan menyebut nama yang layak dan pas mendampingi Budiman Hakim kelak.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Darmawangsyah Muin yang dihubungi, Minggu (11/4), memberi tanggapan santai ketika dimintai tanggapannya soal bergabungnya Budiman Hakim ke partai berlambang banteng gemuk.
“Pembicaraan terakhir dengan saya bahwa beliau (Budiman) mau menjadi milik semua partai. Tapi jika memang itu yang terjadi (ketua DPC PDIP Lutrim), itu adalah hak Pak Budiman. Bagi kami di Gerindra kita terus dorong seluruh pengurus dan kader untuk tetap fokus bekerja dan merebut kemenangan 2024,” jelas wakil ketua DPRD Sulsel ini.
Pada pilbup 9 Desember 2020 lalu, pasangan Thorig Husler-Budiman Hakim diusung sejumlah partai politik. Mulai dari Golkar, Gerindra, PAN, PDIP, Hanura, PKB, PBB, dan PKS. Pasangan ini menang dari penantangnya, yakni Irwan Bachri Syam-Andi Rio Patiwiri yang diusung oleh koalisi Partai Nasdem, Demokrat, dan PPP. (rif)
