SOPPENG, BKM — UPT Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kecamatan Marioriawa menggelar Kelompok Kerja Guru (KKG) dengan tujuan memfasilitasi kegiatan yang dilakukan di pusat kegiatan guru berdasarkan masalah dan kesulitan yang dihadapi guru, memberikan bantuan profesional kepada guru kelas dan mata pelajaran di sekolah serta meningkatkan pemahaman kepada guru.
Hanya saja kegiatan KKG terkadang kegiatan memberatkan pada guru. Salah satu Kepsek di Kecamatan Marioriawa Asmuri, S.Pd mengatakan kegiatan KKG sangat memberatkan. Soalnya setiap pelaksanaan kegiatan, pengawas sekolah Hj Sukarni, S.Pd berceramah dengan durasi yang cukup lama hingga membuat bosan para guru.
” Sebelum KKG kami guru dan kepala sekolah sudah berbagi tugas jadi harusnya tidak perlu lagi kami diceramahi panjang lebar,” ujar Asmuri.
Asmuri menambahkan, saat diberikan araha, para guru dan kepsek di jejer diluar ruangan dengan keadaan berdiri hingga membuat para guru kelelahan.
”Seorang pengawas dan koordinator UPT perlu berhati- hati karena perpanjangan sebagai tugas Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota” jelas Asmuri.
Sementara Plt UPT Dikmudora Hj Sukarni kepada BKM Minggu (11/4) mengatakan apa yang dilakukan hanya semata untuk mempercepat informasi. Lagi pula selaku pengawas dan Plt Koordinator UPT Kecamatan Marioriawa harus betul-betul menyampaikan dengan jelas jika ada informasi kepada rekan- rekan guru.
”Takutnya saya yang disalahkan jika ada informasi yang ketinggalan,” tandas Hj Sukarni.
“Saya kira tidak ada masalah lagian kegiatan KKG hanya satu kali satu bulan, jadi saya rasa tidak ada masalah,” tutupnya. (ono/C)
UPT Dikmudora Gelar KKG
