Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Resmikan Unit Hemodialisis

BELOPA, BKM — RSUD Batara Guru Belopa membuka unit pelayanan Kesehatan Hemodialisis (HD) yang diresmikan Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, Senin (12/4).
Bupati Luwu memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD Batara Guru beserta tim yang berusaha keras menghadirkan Unit layanan Kesehatan tersebut.
“Melalui Kesempatan ini, saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Direktur RSUD Batara Guru beserta Tim HD yang diketuai oleh dr Mashudi Muhammad, salah seorang dokter senior yang dengan gigih berusaha menghadirkan unit layanan HD di RSUD Batara Guru”, ucap H Basmin Mattayang
Adanya unit layanan HD ini atau dikenal dengan layanan cuci darah bagi penderita gagal ginjal akan membantu masyarakat Luwu pada khususnya dan masyarakat di Luwu Raya
“Ini adalah suatu Berkah dan Rahmat dari Allah SWT karena RSUD Batara Guru sudah bisa melayani cuci darah bagi penderita gagal ginjal sehingga masyarakat akan sangat tertolong dengan hadirnya layanan ini. Masyarakat Luwu tidak perlu lagi jauh-jauh ke Makassar untuk melakukan cuci darah”, lanjut H Basmin Mattayang
Bupati berpesan agar semua peralatan yang digunakan dalam unit HD dipergunakan secara maksimal dan memperhatikan perawatan alat tersebut agar bisa dipergunakan dalam waktu yang lama

Direktur RSUD Batara Guru, dr daud Mustakim dalam laporannya menjelaskan Unit layanan Hemodialisis adalah terapi cuci darah bagi penderita yang ginjalnya tidak lagi bekerja secara normal, didukung dengan kerjasama tim yang beranggotakan dokter spesialis penyakit dalam, yang bersertifikasi HD, serta perawat yang terampil, mahir dan bersertifikat.
“Saat ini unit HD memiliki 4 bed yang dilengkapi dengan mesin hemodialisa. Alat ini diadakan berkat kerjasama dengan PT Sinar roda Utama”, jelas dr daud
Sementara itu, Koordinator Pernefri Korwil Sulselbar, Papua, Papua Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, dan Ambon, dr Ahyar
Mengatakan mendukung semua kegiatan yang menyangkut pelayanan terutama dibidang ginjal dan hipertensi. (*)

Exit mobile version