MAKASSAR, BKM– Hari keenam puasa, pengoperasian Masjid 99 Kubah untuk pelaksanaan ibadah tarawih di bulan ramadan 1442 Hijriah dipastikan tidak bisa dilakukan.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, masih ada dua tahap yang harus dilalui Masjid 99 Kubah, yaitu tahap pertama tahap fungsional dan penguatan struktur pada beberapa titik.
“Kedua tahap ini sudah berjalan, sudah ada kontraknya tinggal mau dikerja, dan kita jamin tahun ini Masjid 99 Kubah ada progresnya,” ungkap Andi Sudirman.
Diketahui kelanjutan pembangunan Masjid 99 Kubah diproyeksi menelan anggaran Rp23,5 miliar.
Sebelumnya Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel Andi Darmawan Bintang mengatakan, masih menimbang apakah tetap akan memberikan akses masyarakat untuk beribadah di Masjid 99 Kubah atau harus merampungkan bangunannya dulu.
“Kalau kita liat ruangnya, sebenarnya sudah bisa dipakai, hanya saja namanya bangunan masih dalam konstruksi jadi perlu disiapkan dengan baik. Apakah dipakai dalam kondisi sekarang sudah aman bagi jamaah atau tidak,” jelas Darmawan Bintang.
Ada banyak pertimbangan kata Darmawan, khususnya keamanan dan keselamatan masyarakat.Hanya saja, ia menegaskan pembangunnya tidak akan dihentikan.
“Masa masjid mau dihentikan, anggarannya sudah masuk di APBD tahun ini,” ucap Darmawan.
Diketahui, di laman LPSE Sulsel, lelang konstruksi masih berlangsung. Tahapannya memasuki evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga. Lelang ini diikuti 64 peserta. (jun)
ASS Jamin Masjid 99 Kubah Bisa Tuntas
