Site icon Berita Kota Makassar

Pemprov Tunda Proyek RS Terapung

MAKASSAR, BKM–Pemerintah provinsi Sulsel akhirnya menunda dua proyek di Sulsel yang berada di Kabupaten Selayar dan Pangkep. Proyek Pengadaan Rumah Sakit Terapung dinilai belum masuk skala prioritas.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muhammad Arafah mengatakan, pembangunan rumah sakit terapung ini telah direncanakan terlaksana tahun ini. Anggarannya sekira Rp7 miliar untuk dua kapal, masing-masing Rp3,5 miliar untuk Pangkep dan Selayar
“Kan pertimbangannya kita sedang refocusing, jadi beberapa kegiatan memang dihilangkan tahun ini untuk memenuhi kegiatan refocusing,” sebut Arafah, Senin (19/4).
Sesuai perencanaan sebelumnya, RS terapung ini akan rampung pada Juni mendatang. Dua kapal hibah dari Kementerian Perhubungan sudah siap untuk di modifikasi.
Kapal itu didesain dengan delapan ruang kamar perawatan, dua diantaranya dijadikan kamar operasi untuk melayani pasien yang membutuhkan tindakan operasi, misalnya operasi caesar bagi ibu hamil.
“Kapal hibah dari Menhub itu kapal rede. Kapal yang tidak perlu bersandar di dermaga. Kapal ini nanti diatasnya ada ruang operasi,” sebutnya.
Selain ruang operasi juga difasilitasi dengan ruang poliklinik, poli umum, dan poli gigi. “Kita siapkan 8 ruangan. Disitu ada dokter ahli, dokter umum, dokter gigi,” ujarnya.
“Untuk alat kesehatannya ditentukan oleh Dinas Kesehatan, begitu juga dengan tenaga kesehatan. Jadi nanti mereka standby di kapal, tapi ada penjadwalannya, di rolling,” papar Arafah.
Sebelumnya, Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, refocusing anggaran dan juga pembayaran utang ke pihak ketiga berdampak pada penundaan kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya.
“Hanya program super prioritas yang tercover dalam kegiatan tahun ini,” tuturnya.
Plt Gubernur, Andi Sudirman juga mempertegas, misinya saat ini yakni menyehatkan kondisi keuangan. Karena itu, dilakukan refocusing anggaran untuk melihat program-program yang akan dilaksanakan.
“Kita tahu, kita hanya mau menyehatkan kondisi keuangan sekarang, bagaimana mengakomodir sistem refocusing, dan bagaiman infrastruktur tetap jalan,” tegasnya. (jun)

======================================================

Exit mobile version