MALILI, BKM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur mengikuti Rakor terkait pembahasan progres pelaksanaan Pilot Project Desa Melek Politik/Desa Peduli Pemilu dan Pemilih (DP3) yang digelar KPU Sulsel melalui zoom meeting di Ruangan Sub Bagian Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat (Hupmas) Kantor KPU Luwu Timur.
Rakor dipimpin Koordinator Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Sulsel Misna M Attas didampingi Muhammad Asri, selaku Plt Koordinator Bagian Hukum, Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat.
Muhammad Asri dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui progres sudah sejauh mana pembentukan desa peduli pemilu dan pemilihan di lakukan oleh teman-teman di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
Misna menyampaikan mengenai istilah program DP3, “Nama dari pilot project ini bukan lagi bernama Desa Melek Politik melainkan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan, diharapkan dengan program DP3 ini tetap dijalankan secara progresif karena mengingat bertindak nyata lebih baik ketimbang hanya sebatas wacana saja.”ujar Misna.
Anggota KPU Kabupaten Luwu Timur, Mulyanah Mulkin mengatakan mengapresiasi dengan adanya program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan DP3 ini.
“Dengan adanya Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan DP3 ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap politik demokrasi yang ada di Luwu Timur, untuk saat ini KPU Luwu Timur menargetkan di dua Desa yang nantinya akan menjadi Pilot Project DP3 ini,” tandas Mulyanah.
“Sementara itu KPU Luwu Timur tengah mempersiapkan agenda pertemuan dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam pembentukan Desa Peduli dan Pemilihan DP3” Tambah Mulyanah.
Dalam rakor tersebut, KPU Kabupaten/Kota diminta untuk mempresentasikan progres pelaksanaan Pilot Project Desa Peduli Pemilu dan Pemilih secara bergiliran, rakor DP3 ini diselenggarankan selama dua hari 20-21 April 2021 dan diikuti 24 kabupaten/kota se-Sulsel. (rls)
KPU Rakor DP3 Virtual
