Site icon Berita Kota Makassar

PKS Kembali Ajak PDIP Berkoalisi di Pilgub Sulsel

MAKASSAR, BKM–Tiga partai politik di Sulsel telah menggagas koalisi di pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel 2018 lalu. Ketiganya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) serta Partai Amanat Nasional.
Ketiganya telah meraih kemenangan dengan terpilihnya pasangan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman.
Namun dua dari tiga partai itu yakni PKS dan PDIP mulai menggagas koalisi lanjutan untuk pilgub 2024 nanti.
Untuk itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel baru saja menggelar pertemuan silaturahmi dengan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulsel.
Pertemuan digelar dikantor DPD PDIP Sulsel jalan Gunung Bawakaraeng Makassar, Selasa (27/4).
Ketua DPW PKS Sulsel Amri Arsyid datang beserta sejumlah pengurusnya seperti Sri Rahmi, Ismail, Aryadi Arsal dan pengurus lainnya.
Kedatangan pengurus DPW PKS disambut Ketua DPD PDIP Sulsel, Andi Ridwan Wittiri (ARW), Sekretaris Rudy Pieter Goni (RPG) dan sejumlah elit pengurus PDIP Sulsel.
Amri Arsyid mengatakan, kunjungan ini untuk mempererat silaturahmi, apalagi sejak pergantian pengurus di internal PKS belum pernah membangun silaturahmi dengan partai politik.
Selain itu, ia mengungkapkan, PKS dan PDIP di Sulsel memiliki kedekatan dan koalisi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 lalu.
“Kedatangan kami ke PDIP, selain membangun komunikasi, kita juga membicarakan persiapan-persiapan kembali bersama di Pilgub 2024,” kata Amri.
“Untuk menyambungkan komunikasi kita jangan sampai saling menunggu, jadi PKS berinisiatif untuk duluan ketemu supaya agak nyambung komunikasinya,” harapnya.
ARW yang juga Ketua DPD PDIP Sulsel, menyambut baik ajakan PKS untuk kembali berkoalisi.
“Selama ini PDIP dan PKS di Sulsel selalu dibenturkan, kalau dibenturkan salah satu jadi abu salah satunya lagi jadi arang. Tapi kalau kita berbarengan, selesai ini barang,”puji ARW yang juga anggota DPR RI dua periode ini. (rif)

Exit mobile version