Site icon Berita Kota Makassar

Sulsel Garap Empat Bandara

MAKASSAR, BKM– Provinsi Sulawesi Selatan akan melakukan pengembangan sekaligus pembangunan bandara baru di di empat daerah, ialah pengembangan bandara di Kabupaten Selayar, Bandara Arung Palakkaa Bone, Bandara Bulukumba, serta akan mengambil alih bandara di Luwu Timur yang dikelola PT Vale.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muhammad Arafah mengatakan, bandara di Selayar dan Bulukumba sudah masuk dalam perencanaan Badan Perencanaan Pembanguan Nasional (Bappenas). Pemerintah pusat telah menyetujui baik pengembangan maupun pembangunannya.
Tugas pemerintah daerah yakni menyelesaikan dokumen-dokumennya sekaligus menuntaskan lahan untuk digunakan.
“Pengembangan bandara akan dilakukan langsung oleh Kementerian Perhubungan, program ini sudah masuk dalam kegiatan Bappenas, jadi pembiayaannya oleh Kemenhub,” ucap Muhammad Arafah, Rabu (28/4).
Kemungkinannya, bandara yang akan digarap lebih dulu oleh Kemenhub yakni bandara di Bone. Runway atau landasan pacunya akan diperpanjang menjadi 1600 dari 1200. Kedepan bandara ini akan diterbangi oleh pesawat ATR 72.
“Yang mendesak untuk dibangun Bandara Bone karena runway nya baru 1200 mau diperpanjang menjadi 1600,” sebut Arafah.
Disamping itu, pihaknya juga akan menjajaki kerjasama dengan Citilink soal kemungkinan penerbangan ATR 72 dengan kondisi saat ini.
Untuk Bandara Sorowako di Luwu Timur milik PT Vale, kata Arafah Pemprov Sulsel meminta agar bandara tersebut dikelola oleh provinsi, Arafah mengaku sudah bertemu dengan stakeholder terkait termasuk Pemda Lutim membahas pengelolaan Bandara tersebut.
Dalam waktu dekat, Pemprov Sulsel akan melaksanakan nota kesepahaman dengan manajemen PT Vale. Setelah itu akan diagendakan penyerahan atau hibah aset dari Vale ke Sulsel.
“Belum ada rencana perbaikan kalau itu, tapi kita tunggu saja karena kewenangannya Kemenhub,” ujarnya.
Hadirnya bandara-bandara ini diharapkan mampu mempermudah perjalanan masyarakat. Dimana ada beberapa daerah di Sulsel yang membutuhkan waktu yang panjang jika menggunakan transportasi darat.
Selain itu, adanya bandara juga diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, orang dari luar bisa masuk dan mengakses destinasi wisata di Sulsel dengan jarak tempuh yang singkat sehingga daya tariknya bisa lebih tinggi lagi.
“Ini bisa menumbuhkan perekonomian, kalau orang masuk berarti ada transaksi di dalamnya, ini bisa mendorong pemulihan ekonomi di Sulsel,” paparnya.
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, kemenhub sudah merencanakan pembangunannya tahun depan untuk bandara Arung Palakka Bone. Karena itu, tahun ini pihaknya menyiapkan atau memperbaiki akses jalan masuk menuju bandara tersebut.
“Kita lagi mau perbaiki akses untuk pembangunan jalan masuknya. Tahun ini insya allah kita bangun untuk pengerasan dulu,” ucap Andi Sudiriman Sulaiman.
Diketahui, kebutuhan anggaran untuk memperluas runway tersebut kurang lebih Rp60 miliar. (jun)

Exit mobile version