Site icon Berita Kota Makassar

Bahan Pokok Hingga Lebaran Aman

MAKASSAR, BKM–Kebutuhan bahan pokok di tengah masyarakat di awal ramadan hingga jelang Idulfitri 1442 Hijriah masih tetap aman. Tak ada lonjakan harga yang signifikan terjadi.

Pemerintah Kota Makassar, selain intens melakukan operasi pasar, juga menjamin ketersediaan bahan pokok tersebut selalu ada di tengah masyarakat.

Badan Urusan Logostik (Bulog) bersama Dinas Perdagangan setiap hari turun ke tempat-tempat perbelanjaan yang menjual bahan kebutuhan pokok untuk memantau harga. Sekaligus menawarkan sembako dengan mengacu pada harga eceran tertinggi (HET).
Kepala Dinas Perdagangan Makassar, M Yasir menegaskan,jika ada kenaikan harga kebutuhan pokok, itu karena permintaan masyarakat bertambah.
Namun, pihaknya tidak ingin kebablasan sehingga harganya di luar batas kewajaran.”Makanya kami hampir setiap hari melakukan operasi pasar bersama Bulog, ” kata Yassir.
Dia menambahkan, hingga saat ini, harga seluruh kebutuhan pokok nyaris terkendali. Termasuk harga cabai yang sebelumnya melebihi harga daging yang berada di kisaran Rp100 ribu per kilogram.
“Kalau kita lihat harga sekarang, alhamdulillah cabai sudah turun menjadi 40 ribu, kemarin lebih mahal daripada daging,” jelasnya.
Sejauh ini, Yasir memastikan stok kebutuhan pokok untuk warga mencukupi hingga lebaran.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto menegaskan, operasi pasar dilakukan untuk menjaga stabilitas harga, untuk itu pihaknya telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait.
Bahkan, kata Danny, pihaknya telah menyiapkan mobil inflasi yang dikerahkan sebagai pendukung operasi pasar murah agar dapat berjalan maksimal.
“Kita terus berkoordinasi dengan Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, Bank Indonesia sebagai pengendali inflasi untuk mengatur stabilisasi harga,” ujarnya.
Danny menganggap faktor yang membuat harga naik drastis karena adanya aksi borong sembako.Terlebih dalam kondisi seperti ramadan, dimana kebutuhan pokok yang melonjak drastis.
“Yang membuat harga berfluktuasi kadang karena ada aksi borong, lawannya operasi pasar. Makanya kami melakukan operasi pasar,” tegas Danny. (rhm)

Exit mobile version