JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, merasa kehilangan atas kepergian Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan, KH Sanusi Baco. Ulama kharismatik ini meninggal dunia pada Sabtu malam (15/5), pukul 20.00 Wita, di salah satu rumah sakit swasta ternama di Kota Makassar.
”Kita semua merasa kehilangan atas kepergian Anregurutta KH Sanusi Baco untuk selamanya. Saat mendengar kabar tersebut, saya selaku bupati Jeneponto menghubungi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Jeneponto, Mustaufiq untuk mencari tahu informasi yang berseliweran di media sosial akan kebenarannya. Dan benar adanya berita atas kepergian orang tua kita, Sanusi Baco, dengan duka yang sedalam-dalamnya. Semoga arwahnya diterima di sisi Allah Swt,” tutur Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar seraya menyeka air matanya, saat ditemui di Rujab bupati, Minggu (16/5).
Bupati Iksan menuturkan, saat dirinya menikah maka yang menikahkannya adalah KH Sanusi Baco. ”Saya terkenang kalau beliau orang sopan, berwibawa, serta santun dalam bertutur. Sehingga patutlah kita semua merasa kehilangan,” tutur Iksan.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Mustaufiq, mengatakan, Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas nama keluarga dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto.
”Almarhum adalah sosok ulama kharismatik dan sejuk yang mampu mempersatukan umat dalam sebuah perbedaan. Kita kehilangan sosok ulama besar. Mari kita doakan semoga segala amal perbuatan beliau di terima di sisi Allah Swt,” ungkap Mustaufiq. (krk/c)
Iksan Iskandar Merasa Kehilangan
