BONE,BKM — Kabar gembira datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Bone. Pasalnya uji coba sekolah tatap muka mulai digelar Senin (17/5) dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan dengan ketat.
Sekdis Pendidikan Kabupaten Bone Nursalam mengatakan per hari ini sebanyak 81 sekolah dari 27 Kecamatan di Kabupaten Bone mulai melaksanakan uji coba sekolah tatap muka.
“Jadi hari ini kita uji coba sekolah tatap muka, dan ada 27 TK, 27 SD dan 27 SMP, itu dilaksanakan di setiap kecamatan di Bone,” ujar Nur Salam.
Proses uji coba sekolah tatap muka ini dilakukan secara bertahap, jadi dua minggu pertama ini masing-masing satu sekolah tiap kecamatan kemudian nanti masuk ke minggu kedua berikutnya akan ditambah lagi satu sekolah di masing-masing kecamatan.
“Setiap dua pekan berikutnya kita tambah satu pekan di tiap kecamatan, dengan asumsi tidak ada yang terkonfirmasi dan normal-normal saja. sehingga nanti sampai pertengahan Juli semua sudah bisa di buka semua untuk sekolah tatap muka,” jelasnya.
Nur Salam menambahkan sebelum melakukan uji coba sekolah tatap muka, semua sekolah itu harus diverifikasi kesiapannya dulu dari sisi protokol kesehatan, kemudian yang kedua semua sarana yang dibutuhkan di sekolah semuanya sudah ada, termasuk tempat cuci tangan, hand sanitizer dan termogen (pengukur suhu).
Sementara Kadis Pendidikan Kabupaten Bone Andi Syamsiar Halid mengatakan pihaknya menginginkan yang terbaik untuk pendidikan di Kabupaten Bone, untuk itu proses pembelajaran harus ditingkatkan.
“Jadi sebelum dilakukan uji coba sekolah tatap muka, kami terlebih dahulu akan melakukan pemantauan apakah sudah layak dilakukan atau belum, dan semua siswa dan guru nanti diwajibkan untuk tetap menggunakan masker dan sering mencuci tangan dan wajib pemeriksaan suhu tubuh, selain itu kebersihan sekolah juga harus di perhatikan,” tandas Syamsiar.
Dia mengatakan dalam uji coba sekolah tatap muka berlangsung dan terjadi hal yang tidak diinginkan misalnya ada yang terkonfirmasi positif covid- 19, Dinas Pendidikan akan menghentikan sementara proses pembelajaran.
“Mari kita berdoa bersama agar tidak ada lagi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ke depan, dan semoga proses pembelajaran ini berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” tukasnya. (man/C)
81 Sekolah Uji Coba Tatap Muka
