WAJO, BKM — Bupati Wajo Amran Mahmud didampingi Kepala BPBD, Kadis Sosial, Kadis PUPR, Kadis Pertanian dan Camat Keera mengunjungi korban banjir lumpur di Desa Awo Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Selasa (18/5).
Pada kunjungan tersebut, Amran menyerahkan bantuan dari Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo berupa sembako, perlengkapan bayi dan lainnya.
Bupati Wajo usai penyerahan bantuan mengatakan, akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel untuk mencari solusi dari daerah terisolir tersebut.
“Kita menyampaikan terima kasih kepada bapak Plt Gubernur atas bantuannya. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban korban,” ucapnya.
Amran meminta masyarakat untuk tetap semangat dan tetap sabar menjalani ujian adari Allah SWT. Dia menyakinkan masyarakat bahwa pemerintah daerah dan pemerintah provinsi akan mencarikan solusi terbaik.
Berdasarkan data yang diterima, tingginya curah hujan dalam beberapa terakhir mengakibatkan Dusun Tosua terendam banjir lumpur.
Tak hanya banjir lumpur, akses jalan masuk ke dusun tersebut terputusnya. Akibatnya 65 kepala keluarga (KK) sempat terisolir selama tiga hari, 5 KK diantaranya bahkanl terdampak langsung banjir lumpur.
Pemerintah Kecamatan Keera sendiri mengaku baru menerima informasi tentang daerah terisolir tersebut dari pemerintah dusun setempat pada 15 Mei 2021 atau tiga hari setelah bencana mulai terjadi.
“Kita baru dapat informasi tiga hari pasca bencana gegara akses jalan terputus dan jaringan telekomunikasi di Dusun Tosua tersebut juga tidak baik,” kilah Andi Ahmad. (ono/C)
