Site icon Berita Kota Makassar

Tahunan Pasangan Lansia di Jeneponto Tak Terima Bansos

JENEPONTO, BKM — Pasangan suami istri (Pasutri) yang sudah lanjut usia (Lansia) bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan. Ironisnya, mereka tidak pernah mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Seperti PKH, BPNT, dan lainnya.
Kakek Sabutung bersama istrinya Kamisa yang setia, hidup dalam sebuah rumah panggung reot yang sangat memprihatinkan, di Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto. Rumah itu hanya dilengkapi fasilitas seadanya.
Usianya yang tidak lagi muda, membuat Sabutung sulit untuk mencari nafkah dalam memenuhi kehidupan mereka sehari-sehari. Nasib miris yang dialami Sabutung dan isterinya selama bertahun-tahun tanpa pernah menerima Bansos dari Kemensos, karena mereka tidak memiliki kartu keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Padahal, KK dan KTP ini sebagai syarat utama seorang warga untuk mendapatkan Bansos dari Kemensos. Mengetahui hal tersebut, pihak Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto yang bertanggung jawab atas Bansos Kemensos, melakukan kerjasama dengan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto yang bertanggung jawab atas penerbitan KK dan KTP.
Kadis Sosial Jeneponto, Nirmala Syuaib, menggandeng salah seorang operator Disdukcapil Jeneponto, Andi Fadrian Syahfahmul, untuk melakukan perekaman e-KTP dan pencatatan untuk keluarga kakek Sabutung.dan isterinya, Kamisa.
Untuk memudahkan Pasutri yang sudah Lansia ini, proses perekaman e-KTP dilakukan di rumah kakek Sabutung sendiri di Dusun Pallantikang, Desa Garassikang. Terlihat, kakek Sabutung diusianya yang sudah tua, hanya bisa terbaring di tempat tidurnya, dengan ditemani istrinya yang sangat setia, nenek Kamisa.
Dengan sekuat tenaga, kakek Sabutung membangunkan diri, lalu duduk tegap menghadap kamera, dengan bentangan latar biru yang dipegang Nirmala.

Andi Fadrian Syahfahmul dengan fasilitas lengkap, seperti alat perekaman, kamera, PC, dan WiFi, mengambil beberapa data milik kakek Sabutung dan nenek Kamisa, seperti sidik jari, foto, rona mata, dan tanda tangan sebagai bahan untuk menerbitkan KK dan NIK untuk keluarga kakek Sabutung, agar mendapat Bansos dari Kemensos RI
Pada kesempatan tersebut, Kadis Sosial dan staf memberikan Sembako dan alat perlengkapan tidur serta uang tunai. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk meringankan beban dan memberdayakan kakek Sabutung dan nenek Kamisa agar disisa hidupnya merasa ada yang memperhatikan keadaannya yang sangat papa ini. (krk/b)

Exit mobile version