MAKASSAR, BKM — Imam Fauzan AU hampir pasti menakhodai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan. Hal itu setelah namanya masuk dalam komposisi tujuh tim formatur yang dihasilkan pada musyawarah wilayah (muswil) PPP yang dihelat di Four Poin By Sheraton Hotel Makassar, Sabtu malam (23/5).
Meski memiliki peluang yang sangat besar, namun tidak menutup kemungkinan Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa melakukan intervensi kepada tujuh formatur melalui Arsul Sani yang mewakilai DPP di formatur. Apalagi pada saat pembukaan, Suharso yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus kepala Bappenas ini berharap agar HM Aras kembali memimpin PPP Sulsel.
Selain Imam Fauzan yang mewakili Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulsel masuk formatur, juga Wakil Ketua Umum DPP PPP Arsul Sani. Arsul Sani yang pernah tercatat sebagai sekretaris jenderal (sekjen) DPP PPP menggantikan Suharso Monoarfa masuk dalam tim formatur.
Lima anggota formatur lainnya masing-masing Nursyam Amin dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Gowa, Andi Sugianrti Mangunkarim dari DPC PPP Bantaeng, H Askar HL dari DPC PPP Bulukumba, Rusli Sunali dari DPC PPP Luwu, dan Syahrir Langko dari DPC PPP Sidrap.
Arsul Sani mengemukakan jika dirinya bersama enam anggota formatur lainnya akan bekerja selama 20 hari untuk memilih ketua DPW, serta menyusun struktur kepengurusan DPW. ”Kami hanya diminta bekerja selama 20 hari untuk memilih ketua dan menyusun struktur kepengurusan DPW,” ujar anggota DPR RI ini.
Seperti diketahui, masuknya Imam Fauzan dalam tim formatur membuat posisi petahana HM Aras semakin sulit untuk kembali terpilih sebagai ketua DPW. Hal ini lantaran 22 dari 24 DPC PPP menolak laporan pertanggungjawaban (LPj) HM Aras sebagai ketua DPW PPP Sulsel.
Hanya dua DPC yang menerima LPj HM Aras, yakni Sinjai dan Soppeng. Hanay saja, Ketua DPC
PPP Sinjai Andi Zainal Iskandar mengaku menerima dengan catatan.
Sejumlah kader berharap Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa tidak melakukan intervensi terhadap tujuh tim formatur yang telah terpilih. “Jika Pak Suharso tidak melakukan intervensi, maka Imam Fauzan yang juga ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel mulus menjadi ketua DPW PPP,” ujar Rahman, salah satu pendukung Imam sebelum meninggalkan arena muswil, Minggu kemarin.
Imam Fauzan mengatakan dirinya segera melakukan rapat untuk segera menentukan siapa-siapa saja menjadi pengurus inti dalam formatur tersebut mulai dari ketua, sekertaris dan bendahara.
Di mana, kata dia, Imam akan merangkul seluruh kader-kader partai berlambang Ka’bah ini. Karena sebelumnya PPP pernah dualisme kepengurusan hingga tingkat bawah.
“Jadi saya akan rangkul semua, baik itu yang memiliki pandangan yang sama maupun yang tidak. Saya juga akan merangkul orang-orangnya Djan Faridz saat dualisme, seperti Pak Taufik. Karena kemarin dia itu (pileg) 2019 sudah pindah partai dan ini kami akan rangkul,” ujarnya.
Dirinya pun berusaha bagaimana partai berlambang Ka’bah ini bisa mengalami peningkatan pada saat pemilihan legislatif (pileg) 2024 mendatang . Khusus di Sulsel dia upayakan bagaimana PPP bisa mendapatkan sembilan kursi.
“Jadi kita upayakan bagaimana bisa memperoleh sembilan kursi di DPRD Sulsel, daeerah-daerah lain kita berupaya bagaimana bisa menaikan kursi. Tapi ini harus kita carikan stategi dulu,” jelasnya.
Muswil PPP dihadiri sejumlah tokoh. Termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan Bupati Maros Chaidir Syam.
Kehadiran Danny ini rupanya menyita perhatian para peserta muswil. “Saya bangga bisa hadir di Makassar. Bisa berjumpa dengan para pengurus PPP dan juga ternyata ada pula anak lorong yang kini kembali menjabat sebagai Wali Kota Makassar,” ungkap Suharso sambil melirik kepada Danny.
Suharso menyebut sosok Danny sebagai figur pemimpin yang berhasil memenangkan suara rakyat meski tanpa naungan partai politik. “Danny Pomanto ini menunjukkan pemimpin yang bekerja dan dinantikan rakyatnya. Berhasil memimpin di periode sebelumnya, dan ketika kotak kosong kembali bisa unggul dan maju pada pertarungan selanjutnya dengan perolehan suara rakyat tertinggi,” terangnya.
Danny yang duduk di antara petinggi daerah lainnya terlihat semringah dan memberikan komentarnya usai menghadiri acara muswil PPP ini. “Alhamdulillah, Pak enteri tadi memberikan suntikan semangat agar saya bersama Ibu Fatma bisa bekerja bersinergi dengan baik agar dapat menjalankan mandat rakyat membangun Makassar dua kali tambah baik,” jelas Danny. (rhm)
