Site icon Berita Kota Makassar

Sekolah Tatap Muka Dikaji Ulang

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar terus mempersipkan rencana sekolah tatap muka yang rencananya dilaksanakan Juli mendatang.Namun sikap kehatian-hatian tetap dikedepankan.

Apalagi saat ini, Makassar masih berada di zona orange. Dimana sekolah tatap muka belum diperbolehkan secara massif. Apalagi, dua minggu pascalebaran kasus covid di Makassar mengalami kenaikan.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menjelaskan, secara sumber daya dan infrastruktur dan sarana sekolah semuanya terus dipersiapakan.
Laporan dari dinas pendidikan, vaksinasi untuk guru sudah rampung 100 persen. Antigen untuk murid-murid yang akan mengikuti proses belajar tatap muka juga sudah dipersiapkan.

“Tapi kita lihat dulu, kalau kita masih orange, tidak bisa kita lakukan itu. Kasus covid-19 harus kita turunkan dulu itu,” ungkap Danny saat ditemui di balai kota Makassar, Kamis (27/5).
Namun, besar harapan orang nomor satu Makassar itu jika proses belajar tatap muka sudah bisa dilaksanakan di awal tahun ajaran baru 2021/2022.”Tahun ajaran baru berharap sudah bisa,” ungkap Danny.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Makassar, Nielma Palamba, mengatakan, uji coba pembelajaran tatap muka nantinya akan dilakukan satu sekolah di setiap kecamatan di Kota Angin Mammiri itu. Nielma mengaku, pihaknya juga melakukan tinjauan lapangan akan dilakukan pihaknya pada Juni mendatang.

Kesiapan sekolah tatap muka, kata Nielma, juga bergantung pada landainya kasus covid-19 dan vaksinasi guru. Tapi sebelum sekolah tatap muka dimulai, akan ada sekolah yang menjadi percontohan atau semacam uji coba.
Nielma menyebutkan jumlah sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Makassar yaitu 241 sekolah SD dan 55 sekolah SMP. Dari sekolah itu, dia menyebut sebanyak 75 persen telah mengajukan kesiapan sekolah tatap muka.
“Kita akan buat mungkin pilot projects setiap kecamatan karena tidak semua, (satu setiap kecamatan). Karena kondisi di setiap sekolah kan beda-beda infrastrukturnya,” kata Nielma. (rhm)

Exit mobile version