KIPRAH Adnan Purichta Ichsan di dunia pemerintahan kian bertambah lebar. Politisi muda yang saat ini menjabat bupati Gowa merambah hingga level nasional. Ia terpilih sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) untuk periode 2021-2026.
Adnan diamanahi menempati posisi strategis tersebut dalam Musyawaran Nasional (Munas) Apkasi yang berlangsung Jumat (26/5) di Hotel Kempinski, Jakarta. Munas dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
Munas juga menetapkan ketua Apkasi yang dijabat Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Ia adalah bupati Dharmasyara, Provinsi Sumatera Barat. Sementara bendara umum dipercayakan kepada Bupati Senrang Ratu Tatu Chasanah.
Dihubungi terkait jabatan barunya, Adnan mengatakan sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya. “Alhamdulillah dipercaya menjadi Sekjen Apkasi. Saya berterima kasih atas doa dan dukungan kita semua,” kata Adnan yang dihubungi, Sabtu siang (29/5). Diapun bertekad akan menjalankan amanah tersebut.
Sebagai langkah awal, hari ini, Senin (31/5) akan dilaksanakan rapat kerja (raker) pengurus Apkasi bersama Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia). Raker dalam rangka menyamakan persepsi menyikapi berbagai persoalan dan permasalahan yang terjadi di daerah saat ini.
”Dengan begitu, Apkasi dan Apeksi sebagai wadah berhimpun seluruh bupati/wali kota menjadi jembatan untuk kita sampaikan ke penentu kebijakan, sehingga secara perlahan masalah-masalah yang ada selama ini bisa kita minimalisir,” ujarnya, kemarin.
Dikutip dari website Apkasi, disebutkan bahwa organisasi ini memiliki tugas-tugas penting yang bertujuan meningkatkan peran otonomi daerah di tingkat kabupaten berjalan baik. Para kepala daerah diminta memiliki semangat kuat dalam membangun daerahnya dan sebagai mitra strategis antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten.
Sesuai dasar pembentukannya pada tahun 2000, Apkasi memiliki tugas pokok sebagai penyedia advokasi, mediasi dan fasilitasi bagi pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat dan instansi lainnya sesuai hakikat otonomi daerah.
Selain itu, Apkasi mempunyai fungsi, yaitu mitra kritis dan strategis pemerintah dalam penyusunan kebijakan nasional tentang pemerintah daerah, fasilitator dalam memperjuangkan kepentingan dan aspirasi daerah kepada pemerintah, memfasilitasi kerja sama antardaerah dalam rangka peningkatan kapasitas dan pengembangan potensi ekonomi.
Kemudian memfasilitasi pertukaran ide, informasi dan pengalaman antarpemerintah daerah, mendorong promosi potensi daerah untuk meningkatkan pencitraan daerah dalam rangka menghadapi persaingan regional dan global. Apkasi bermitra dengan pemerintah dalam rangka diseminasi dan sosialisasi berbagai peraturan dan perundang-undangan serta kebijakan di bidang otonomi daerah.
Seperti diketahui, Adnan adalah bupati Gowa yang terpilih untuk dua periode saat ini. Ia mengawali untuk menjadi bupati Gowa berpasangan dengan Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio sebagai wakilnya melalui ajang pilkada serentak tahun 2015 silam. Paket Adnan-Kio yang maju melalui jalur independen atau perseorangan unggul dari rival-rivalnya. Kemudian pada periode kedua untuk masa bakti 2021-2026, Adnan-Kio terpilih kembali melalui jalur usungan partai dan tampil sebagai calon tunggal.
Kini, debut putra kedua almarhum Dr Ichsan Yasin Limpo (mantan bupati Gowa dua periode)-Novita Madonza Amu ini makin popular seiring prestasi pemerintahan dan personal yang diraihnya. Di tangan sosok kelahiran 9 Maret 1986 ini, Kabupaten Gowa kian maju.
Pada pilkada 2015 Adnan mencatat beberapa rekor. Di antaranya tercatat sebagai bupati termuda di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dengan usia 29 tahun. Putra kepala daerah yang bisa kembali terpilih menggantikan ayahnya, dan calon independen atau perseorangan pertama yang memenangkan pilkada di Sulsel.
Selain dunia politik, Adnan juga pernah aktif di berbagai organisasi bahkan menduduki beberapa jabatan. Ia pernah menjabat sebagai ketua Persatuan Tinju Amatir Seluruh Indonesia (Pertina) Sulawesi Selatan, wakil ketua Majelis Pemuda Indonesia KNPI Sulsel.
Saat ini, Adnan juga masih memimpin beberapa organisasi seperti ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan, ketua Kwartir Cabang Pramuka Gowa, ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Gowa dan wakil ketua DPP KNPI Bidang Hubungan Dalam Negeri.
Ayah dari Kheila Kinanthi Naryama Adnan dan Arya Mahadika Nalendra Adnan, buah cinta pernikahannya dengan Priska Paramita ini, sebentar lagi akan meraih gelar doktor di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Disertasinya terkait calon perseorangan dalam pilkada. (sar)
