Site icon Berita Kota Makassar

Bocah Tewas Terlindas Truk

BONE, BKM — Musibah mengenaskan terjadi di Kota Watampone. Seorang bocah berusia delapan tahun tewas terlindas mobil truk pengangkut bahan material, Selasa (1/6).

Korban diketahui berinisial AR (8) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) warga Jalan Sambaloge Baru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone.
Sementara pengendara truk merek Toyota Dyna dengan nomor polisi DP 8466 AH bernama Syamsuddin (29) warga Desa Usa Kecamatan Palakka Kabupaten Bone.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di Jalan Sambaloge Baru lorong 1. Sebuah truk yang sedang memuat material pasir hendak melakukan bongkar muatan di rumah milik salah seorang warga.
Saat berada di lorong sang pengemudi sementara mencari alamat warga yang telah memesan bahan material pasir, namun datang beberapa anak kecil yang menghampiri truk tersebut sambil berusaha manjat di truk bagian tengah.
Saat itu Syamsuddin sempat berhenti dan menyuruh anak-anak itu pergi dan tidak memanjat ke truk karena berbahaya. Tapi setelah sopir kembali ke atas truk dia hendak memundurkan kendaraannya, kemudian diduga anak-anak itu kembali mendatangi truk sambil memanjat ke atas truk sehingga salah satu dari mereka terjatuh dan langsung terlindas ban belakang truk.
Kanit Laka Lantas Polres Bone Iptu Siswanto yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan korban seketika tewas di TKP.
“Korban meninggal dunia di TKP karena terlindas ban belakang truk yang mengakibatkan kepala pecah dan patah pada bagian rahang sebelah kiri, ” ujar Iptu Siswanto

Setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya bergerak ke TKP dan mengamankan kendaraan sambil meminta keterangan beberapa saksi mata sementara korban langsung di evakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit M. Yasin watampone.
Salah seorang warga di TKP mengatakan peristiwa tersebut terjadi bertepatan shalat magrib, dimana sejumlah anak-anak masih bermain di lorong.
“Kejadiannya pas magrib, anak itu sedang bermain sama teman-temannya di lorong, sementara ibunya sedang mandi, ” Kata salah seorang warga Ajis
Pasca kejadian sang sopir langsung lari meninggalkan truknya di lokasi kejadian, dan berlari ke rumah warga karena diduga takut akan dihakimi oleh keluarga korban, sehingga meminta warga untuk membawanya ke kantor polisi.
“Setahu saya korban ini bukan warga asli disini, tapi dia ngontrak di sini dengan ibunya, ” tambahnya
Kasus kecelakaan tunggal tersebut sudah ditangani oleh Sat Lantas Polres Bone. (man/C)

Exit mobile version