MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto, menerima laporan jika sejumlah mobil truk pengangkut sampah Tangkasaki tidak lagi beroperasi dan disimpan di sejumlah lokasi.
Mendengar informasi itu, Danny langsung turun melakukan penelusuran,Rabu (2/6).
Dia menemukan satu dari beberapa truk pengangkut sampah “Tangkasaki” disembunyikan di salah satu gudang di Jalan Tarakan, Kecamatan wajo, Makassar. Saat ditemukan, kendaraan terparkir di lahan kosong.
Saat dihampiri, kedua pintu terkunci. Tampak bagian luar, kondisinya masih baik. Hanya warna cat yang sedikit memudar karena terkena terik matahari.
Olehnya diambil kesimpulan, mobil tersebut jarang digunakan. Dikuatkan dengan laporan masyarakat.
“Inilah bukti ada indikasi di kecamatan, terjadi manipulasi. Ini aset negara, harusnya digunakan. Dari laporan warga, truk ini sudah tidak digunakan sejak 2018 lalu,” ujarnya.
Danny mengatakan, hal itu sebagai bentuk korupsi. Modusnya, melaporkan keuangan fiktif dalam operasionalnya.
Dia menjelaskan mobil terparkir dan tidak digunakan. Namun anggaran bahan bakarnya tetap dikucurkan, termasuk gaji sopir.
“Kondisinya masih baru ini, hanya cat yang memudar saya lihat. Bannya juga masih tebal ini,” tambahnya.
Langkah awal yang akan diambil dengan melakukan audit internal. Hal ini untuk memastikan adanya manipulasi laporan keuangan.
“Inilah yang pernah saya sampaikan, ada juga laporan truk terparkir di tempat lain di Kabupaten Gowa,” ucapnya.
Selain itu, Danny menegaskan akan segera mengevaluasi seluruh camat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar.“Kita akan resetting ini barang,” tutupnya. (rhm)
