Site icon Berita Kota Makassar

Mentan Puji Porang Sidrap

SIDRAP, BKM — Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke perkebunan Porang di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sabtu (5/6).

SYL membawa sejumlah pejabat Kementan diantaranya Sekjen Kementan RI, Kasdi Subagyono, Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi, Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian, Ali Jamil Harahap, Kepala Badan Kementan, Bambang. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah, Staf Khusus Mentan, Imam Mujahidin, dan Direktur Pupuk dan Pestisida, Muh Hatta.
Wakil Ketua Komite II DPD RI, Hasan Basri. Rombongan SYL disambut Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif yang juga Owner PT Alfatih Porang Indonesia.
Bupati dan Wabup Enrekang, Muslimin Bando – Asman, Wali Kota Palopo, Judas Amir, Sekkab Sidrap, Sudirman Bungi, dan Ketua DPRD Sidrap, Ruslan.
Di lokasi, Syahrul meninjau gudang, rempat pembenihan pembibitan, rumah burung walet, serta panen benih katak Porang. Meninjau perkebunan kelompok tani semangat milenial, serta panen perdana pisang dilokasi perkebunan milik Sahar.
Menurut SYL Sidrap adalah daerah yang luar biasa, dan memiliki banyak energi positif dari segala sektor kehidupan.
Syahrul kagum melihat Sahar yang ditunjuk negara sebagai pahlawan pertanian yang bermanfaat untuk semua orang. Seperti perkebunan Porang ini.
“Kita tahu harta paling penting dari orang Sidrap adalah kemanusiaan dan persaudaraan. Itulah yang dimiliki Sahar,” ucapnya.

Tanaman porang merupakan program super prioritas Kementan yang kini mengalami peningkatan 15,4 persen atau Rp540 triliun ekspor. Dia berharap perkebunan Porang di Kabupaten Sidrap bisa bertambah hingga 300 hektare dengan kerjasama pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kementan RI punya anggaran Rp 70 triliun, dan sebagian bisa dimanfaatkan untuk perkembangan tanaman Porang yang ada di Indonesia, temasuk Sidrap,” tandasnya.
Kunker Kementan RI merupakan yang kedua kalinya di lokasi perkebunan tanaman porang di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif mengatakan, perkebunan Porang di Sidrap ini bakal menjadi percontohan di Indonesia.
Sahar mengatakan, jika melakukan budidaya secara Modern, Profesional, Maju maka akan membuahkan hasil yang maksimal pula. Jika menanam pisang dan Porang bisa menghasilkan uang sebesar Rp 200 juta perhektar selama satu tahun setengah.
Perkebunan Porang yang digarapnya saat ini memiliki luas sebanyak 50 hektare ditambah pengembangan 30 hektare.

Syaharuddin menambahkan luas kebun Porang di Sidrap saat ini sudah menghampiri 400 hektar.
“Jika ini sudah panen sisa kita mendorong industri pabrik pengolahannya Sidrap dan hasilnya akan kita dikirim ke 16 Negara,” ucapnya. (ady/C)

Exit mobile version