Site icon Berita Kota Makassar

LPM Penalaran UNM Seminarkan Empat Proposal Penelitian Secara Luring

MAKASSAR, BKM — Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar seminar proposal penelitian lembaga. Terdapat empat proposal yang diseminarkan, terdiri dari berbagai bidang, yaitu skim pendidikan, skim teknologi, skim sosial, dan skim budaya.

Seminar proposal ini dilaksanakan di Ruangan HL Fakultas Ilmu Pendidikan UNM, Minggu (6/6). Ada dua ruangan yang digunakan. Masing-masing ruangan HL 101 dengan pembahasan proposal sub tema pendidikan dan teknologi. Sedangkan ruangan HL 102 dengan pembahasan proposal sub tema sosial dan budaya. Hadir dalam kegiatan ini penanggap ahli, anggota dan alumni LPM Penalaran UNM.

Empat judul proposal yang diseminarkan, yakni Pengembangan Media Matematika Dasar untuk Meningkatkan Efektifitas Belajar Hitung Pecahan di SDLB-A Yapti Makassar. Kedua, Rancang Bangun Automatic Mask Machine Menggunakan Sistem Touchless dalam Upaya Pengendalian Penggunaan Masker di Masa Pandemi Covid-19. Ketiga, Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Vaccine Hesitancy (Keraguan-keraguan Vaksin) pada Mahasiswa di Era Pandemi Covid-19. Keempat, Tradisi Adat Kalomba: Kajian Makna dan Nilai Budaya pada Masyarakat Desa Bonto Biraeng Kabupaten Bulukumba.

Pelaksanaan seminar proposal penelitian secara luring baru pertama kali dilaksanakan oleh LPM Penalaran sejak wabah pandemi covid-19 berlangsung. Seminar ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

Marianna Renata selaku Ketua Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang), mengatakan bahwa pelaksanaan seminar proposal ini berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan, dengan kegiatan yang lebih efektif lagi karena dilaksankan secara full luring. ”Sehingga tim peneliti lebih antusias dalam menyampaikan penelitian yang akan dilakukan, serta tanggapan dan saran dari penanggap dapat tersampaikan dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

”Semoga seminar kali ini dapat menjadi awal pengembangan riset yang dapat memberikan manfaat secara teoretis maupun praktik. Dan yang paling penting juga, semoga semua penelitian yang ada saat ini bisa selesai bahkan sampai ke tahap publiksasi,” harap Ketua Umum LPM Penalaran UNM tahun 2021 Nopri Hidayat. (rls)

Exit mobile version