BANTAENG, BKM — Pemerintah pusat menetapkan Bantaeng sebagai daerah ketahanan pangan terbaik dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Hal tersebut dinyatakan oleh Badan Ketahanan Nasional melalui penghargaan yang diserahkan di kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/6).
Piagam penghargaan diserahkan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Ruang Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel ini, ditandatangani Kepala Badan Ketahanan Nasional, Agung Hendriadi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng, Rahmania mengatakan, penghargaan ini diraih berkat sejumlah prestasi yang dicapai dibidang ketahanan pangan.
Dipaparkan Rahmania, Bantaeng dinilai berhasil menurunkan daerah rawan pangan di tiga kecamatan menjadi tahan pangan, yaitu, Gantarangkeke, Pa’jukukang dan Ulu Ere. Ketiga kecamatan ini juga mendapat penghargaan secara nasional. “Kita berhasil menurunkan daerah rawan pangan di tiga kecamatan menjadi tahan pangan,” katanya.
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi atas kinerja dari Pemkab Bantaeng. Dia menyebut, inovasi dari Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin, seperti gratis asuransi pertanian dan ketersediaan pupuk dan benih telah mendorong terciptanya ketahanan pangan ini. “Ini adalah contoh bupati muda yang terus melakukan gerakan dan menunjukkan keberpihakannya ke daerah,” aku Andi Sudirman.
Menurutnya, penghargaan ini tidak perlu diragukan. Apalagi, kata dia, sudah melalui proses selama tiga tahun terakhir. Wagub mengharapkan agar keberhasilan Bantaeng ini bisa dicontoh daerah lain.
Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin, mengatakan, pihaknya tidak hanya sebatas mempertahankan, tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami tidak hanya mempertahankan, tetapi berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan pangan ini,” ucapnya. (wam/C)
