Site icon Berita Kota Makassar

Dinkes Cegah Penyebaran DBD

MALILI, BKM — Dalam upaya mencegah penularan sekaligus penyelenggaraan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Luwu Timur, Dinas Kesehatan Lutim gencar melakukan fooging atau pengasapan dengan menyasar daerah-daerah yang terdapat kasus DBD.

Informasi dari Dinas kesehatan Kabupaten Luwu Timur melalui Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) menyebutkan, saat ini jumlah penderita DBD di Luwu Timur mencapai 29 Kasus sejak bulan Januari hingga 11 Juni 2021.
“Sejak Januari-11 Juni tercatat 29 kasus DBD di Luwu Timur — bulan Februari dua Kasus, Maret dua kasus, April dua kasus, Mei 15 Kasus dan Juni delapan Kasus,” ujar Aflrida Lembang, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Lutim.

Alfrida menambahkan, kasus DBD ini menyebar di sejumlah kecamatan di Lutim yakni Wasuponda, Nuha, Towuti, Burau dan Malili. Dari jumlah 29 kasus, Kecamatan Malili tercatat sebagai penyumbang terbanyak yakni sembilan tersebar di Desa Puncak Indah, Balantang, Atue dan Wewangriu.
Menurut Alfrida, timnya terus melakukan berbagai upaya memutus mata rantai DBD. Selain fogging fokus yang sifatnya memutus mata rantai penyebaran DBD, juga dilakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan budaya 3 M yakni ; Menguras, Menutup dan Mengurai sampah untuk memberantas sarang nyamuk malaria Aedes aegypti.
Kadinkes Kabupaten Luwu Timur, Hj. Rosmini Pandin, yang dikonfirmasi terkait mewabahnya DBD di Lutim mengatakan perilaku hidup bersih dan sehat harus terus dibudayakan oleh masyarakat, apalagi saat ini pandemi covid19 belum berakhir.
(rls)

Exit mobile version