MAKASSAR, BKM — Prestasi kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM). Salah satu tim dari kampus ini menerima kucuran dana sebagai rangkaian Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
Dalam ajang ini, tim UNM membuat inovasi berupa robot pembersih lantai masjid sebagai solusi pencegahan penularan covid-19 berbasis internet of things. Alasan penciptaan robot ini, karena penyebaran virus corona disease-19 dapat terjadi di lingkungan masjid sehingga perlu adanya pembersih lantai untuk tetap menjaga kebersihan lantai di tengah pandemi.
Ada lima mahasiswa yang tergabung dalam tim UNM, serta satu dosen pembimbing. Kelima mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu itu, yakni Adil Awal (Pendidikan Vokasional Mekatronika), Masriani (Pendidikan Vokasional Mekatronika), Fachrain Azis (Pendidikan teknik Elektronika), Putri (Pendidikan Vokasional Mekatronika), dan Ririn Febriani (Pendidikan Biologi ICP). Sementara dosen pembimbing adalah Muhammad Akil,SPd,MT. Ia merupakan dosen Fakultas Teknik UNM.
Adil selaku ketua tim sangat bersyukur menjadi salah satu tim yang lolos sebagai penerima dana hibah untuk tahun 2021. Hal ini, diakuinya tidak lepas dari dukungan dan kebersamaan tim serta bimbingan dosen pembimbing. “Semoga kita bisa sampai Pimnas dan memberikan yang terbaik untuk kampus tercinta dan memperoleh hasil yang memuaskan,” ujarnya.
Muhammad Akil selaku dosen pembimbing, menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa yang telah berhasil lolos menerima dana hibah untuk PKM tahun 2021. ”Bagi saya ini menjadi suatu apresiasi yang luar biasa, karena sudah bersaing dengan berbagai judul untuk tingkat nasional,” imbuhnya. (rls)
