MAKASSAR, BKM–Berkolaborasi dalam hal pendidikan, penelitian dan pengadian masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Hasanuddin (Unhas) jalin kerjasama dengan Fisip Universitas Tanjungpura, Pontianak di Pos Perbatasan Lintas Negara (PLBN) Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, kemarin.
Menurut Dekan Fisip Unhas, Prof Armin, dalam upaya pengembangan kawasan perbatasan, saat ini Unhas telah masuk dalam jajaran World Class University, sehingga perlu meningkatkan peran pada tingkat internasional.
“Kami lihat potensi pariwisata kawasan perbatasan sangat potensial dikembangkan. Pemerintahan Jokowi telah memfasilitasi infrastruktur perbatasan yang membanggakan. Maka kita sebagai akademisi perlu menindaklanjuti dengan pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya berbasis pariwisata,” ungkapnya, akhir pekan lalu.
Naskah kerjasama dalam bidang tridharma pendidikan tinggi ini ditandatangani oleh Dekan Fisip Unhas dan Dekan Fisip Untan yang turut disaksikan oleh Kasubdit Pengembangan Kawasan Aruk, PLBN Aruk, Yul Ruminda.
Sedangkan Dekan Fisip Untan, Dr Martoyo, mengaku, mendukung kolaborasi pengembangan perbatasan Indonesia – Malaysia, juga diharapkan dapat memberi manfaat bagi kedua pihak. Terlebih lagi rombongan Unhas dan Untan dapat meningkatkan pengembangan kawasan perbatasan yang telah ditetapkan oleh Presiden.
“Kerjasama yang dibuat ini dapat menjajaki banyak kolaborasi, baik pendidikan, penelitian maupun pengabdian masyarakat. Semoga hal ini membawa manfaat,” ujarnya. (ita)
Unhas dan Untan Jalin Kerjasama Pendidikan
