Site icon Berita Kota Makassar

Danny: tak Butuh Orang Pintar Tapi Patoatoai

MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, memastikan seluruh tahapan termasuk pelantikan pejabat berdasarkan hasil job fit tuntas bulan ini.

“Saya janji, Juni sudah saya selesaikan. Tahapan penilaian pejabat yang akan dilantik masih berproses saat ini, ” ungkap Danny saat diwawancara Senin (14/6).
Dia mengemukakan, sebelum memutuskan pejabat mana saja yang akan dilantik dan ditempatkan pada posisi semestinya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui.
Selain mengikuti proses job fit, pejabat bersangkutan juga harus bebas LHP BPK dan Inspektorat. Selain itu, harus bisa merepresentasikan visi misi Danny-Fatma dalam program prioritas di OPD masing-masing.
“Nah itu yang masih berproses. Kalau izin mutasi juga sudah diajukan ke pusat, ” tambahnya.
Danny melanjutkan, selain penilaian LHP BPK, LHP Inspektorat, pejabat yang akan duduk dalam komposisi kabinetnya harus orang loyal.
Seorang pemimpin harus didukung dengan pejabat yang loyal. Sehingga roda pemerintahan bisa berjalan lancar.
“Bukan bermental khianat, loyalitas itu nomor satu, orang loyal mutlak. Tetap saya butuh orang pintar tetapi saya lebih pilih orang loyal daripada orang pintar tapi patoatoai (mengolok-olok-red),” jelas Danny.

Lebih lanjut, dirinya menekankan Danny Fatma ingin menghilangkan budaya suap yang banyak terjadi. Jangan harap, kata dia mengandalkan uang dan kedekatan bisa masuk dalam jajaran kabinet.
“Jangan harap kedekatan anda mendapat jabatan, apalagi sogok menyogok, Danny-Fatma jauh dari itu,”sebutnya.
Saat ini, Pemkot Makassar telah merampungkan tahapan job fit untuk pejabat eselon II. Pansel telah merekomendasikan tiga jabatan setiap pejabat yang kemudian disodorkan ke Danny untuk dipilih.
Kata Danny, setelah pejabat eselon II dari hasil job fit dilantik, dirinya akan fokus ke pejabat eselon III terlebih dahulu. Disusul eselon IV.
Artinya, giliran camat, sekretaris dinas, kepala bagian, dan kepala bidang yang akan mendapat giliran untuk diuji. Siapa yang layak masuk dalam kabinet Danny – Fatma mengarungi pemerintahan kedepan.
“Setelah job fit itu kita tata kembali SKPD kita, kemudian yang kosong saya hold dulu. Kemudian saya tata eselon III dulu, kita akan tata kembali,” kata Danny.
Tak sampai di situ, Danny akan meresetting semua pejabat sampai ke tingkat terendah, seperti RT RW. Semua komponen di pemerintahan Danny harus bisa menerapkan kerja cepat dengan sistem smart city.
“Begitu hasil job fit kita Lantik, eselon III juga dilantik, kemudian eselon IV, RT RW,” tambah Danny.
Terakhir, Danny akan melakukan lelang jabatan eselon II. Hal ini diambil dari jabatan kosong yang tidak terisi dari hasil job fit.(rhm)

Exit mobile version