MAKASSAR, BKM–Menteri Pertanian Kabinet Kerja 2014-2019, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, berharap agar pemuda tani bisa menjadi penggerak pemanfaatan lahan pertanian yang selama ini banyak tak diolah dan dimanfaatkan.
“Pemuda tani sahabatku, jangan kena matahari di rumah, jangan biarkan sawah subur tidur. Pemuda tani, jangan lebih indah bajumu daripada tindakanmu,”ujar Amran saat memberi motivasi puluhan aktivis Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKatI) dari berbagai daerah di Sulsel dalam dialog nasional yang menjadi rangkaian dari pelantikan pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Tani HKTI Sulsel di La’riz Whtree Hotel, Makassar, Selasa (15/6).
Menurut Amran, dirinya selalu menekankan di manapun berada, yang terpenting dalam hidup adalah mengubah pola pikir, “Kalau ini berubah, berusaha juga hidup kita. Hijrah dalam islam, hari ini lebih baik dari hari kemarin.”ucapnya.
Olehnya itu, Amran mengajak pemuda tani untuk bersama-sama berhijrah, dalam arti menjadi Pemuda Tani Indonesia, yang disiplin, selalu semangat, inovatif dan kreatif.
Amran lalu menceritakan suka dukanya berusaha dari bawah dan mengajak para pemuda untuk tak lelah berusaha dan harus berani berubah. “Teman-teman pemuda tani, ayo berubah mulai hari ini.”
Amran mengakui bila dalam bekerja, ada yang menghina, “Jadikan guru, ada yang memujimu, jadikan guru. Sama-sama guru, itulah yang menjadikan kita tegar nantinya. Soekarno mengajarkan kita mimpi besar, Kalau sudah mimpi besar, kita action, kalau sudah action, akan ada perubahan besar.”jelasnya.
Di akhir paparannya, Amran yang disebut bakal maju di pilpres mendatang mengingatkan agar pemuda tani senantiasa menjaga spirit toddopuli. “Tolong toddopuli. Satu kata perkataan dan perbuatan. Baju anda Indah, jangan jadikan itu hanya hiasan.”pintanya.
Pelantikan dihadiri oleh Plt. Gubernur Sulsel yang diwakili Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Dr. Andi Ardin Tjatjo, Sekretaris HKTI Sulsel, Dr. Ir. H. Sudirman Numba serta Wakil Ketua DPO Pemuda Tani HKTI Sulsel, Yasir Mahmud. (rif)
