Site icon Berita Kota Makassar

Bupati MYL Terima Bantuan Bibit Jagung

PANGKEP, BKM — Kunjungan Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) ke Balitsereal Kabupaten Maros menjadi keberuntungan bagi masyarakat Pangkep. Saat bertamu ke Balai Penelitian ini, Yusran memperoleh bantuan bibit jagung untuk ditanam di kawasan seluas 50 hektare.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, memberikan bantuan bibit jagung bagi petani Pangkep dari Badan Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal).

”Kemarin, saya berkunjung ke Balitsereal di Kabupaten Maros. Alhamdulillah, mendapatkan bantuan bibit jagung untuk 50 hektare lahan,” kata Yusran, Selasa (15/6).
Yusran menuturkan, kemarin di Balitsereal dirinya langsung bertemu Kepala Balitsereal, Muhammad Azrai dan ditemani Profesor Riset Hama dan Penyakit, Prof Armin Muis.
”Kami bercerita banyak terkait bagaimana mengembangkan peningkatan petani,” ujar MYL.
Dia menuturkan, kemarin itu memperjuangkan bibit varietas jagung untuk masyarakat Pangkep. ”Alhamdulillah, Pangkep mendapatkan bantuan itu,” ujar MYL.

Yusran menambahkan, ke depannya akan ada pelatihan dan pembinaan untuk petani di Pangkep berkerjasama Balitsereal. ”Kelak, petani sisa sediakan lahannya, akan diberikan pelatihan dan juga pembinaan mulai dari awal hingga panen,” katanya menambahkan.
Di depan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Marang, Yusran menjelaskan hasil pertemuannya dengan Balitsereal.
”Tadi saya sampaikan ke petani, jika lahannya bersedia diberi bantuan berupa bibit, pupuk, dan pemeliharaan,” jelas Yusran.
Hasil panen ini kelak akan langsung dibeli pihak yang memberikan bantuan, kata Yusran. intinya petani hanya diminta kesediaan lahannya.
”Harga sudah di atas pasaran, jika sebelumnya dihargai Rp4.000 per kilogram oleh pihak pengepul, maka pihak PT Pertani akan membeli dengan harga Rp5.000 per kilogram. Apabila petani bersedia, maka saya sendiri yang akan memfasilitasi untuk penandatanganan MoU dengan pihak pemberi bantuan,” tuturnya di hadapan para petani.
Sementara itu, Prof Armin mengatakan, melalui program menteri pertanian mengupayakan ketersedian bibit, walau katanya masih belum mencukupi dan rencananya akan mengajak investor dari luar untuk kerjasama dan menyediakan bibit di Sulaweai Selatan. Nasa 29 yang kini menjadi varietas unggulan sangat diharapkan bisa memasok bibit untuk wilayah Sulawesi Selatan.

”Bibit Nasa 29 (nakula sadewa) yang merupakan varietas unggulan yang diluncurkan Presiden Jokowi 2017 lalu. Dan saya berharap bupati Pangkep menyempatkan waktu, bisa berkunjung ke Minahasa tempat pengembangan varietas jagung Nasa 29,” urai Prof Armin.
Petani asal Marang bernama Yusuf, mengatakan, perhatian dan perjuangan bupati Pangkep sangat berarti untuk petani.
”Saat ini memasuki musim gaduh peralihan ke kemarau, sudah merupakan langkah yang baik untuk masyarakat memanfaatkan lahan buat ditanami jagung. Apalagi di masa pandemi Covid seperti ini tentu bisa saja dengan bantaun bibit pertanian bisa lebih membantu ekonomi kami,” kata Yusuf. (udi/c)

Exit mobile version