MAROS,BKM–Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Andi Muh Irfan AB mengajak kaum perempuan memiliki ilmu pengetahun yang tinggi.
Hal ini disampaikan Andi Irfan AB pada acara wisuda santri Pondok Pesantren Baji Areng Bonto, Kabupaten Maros, Senin (21/6).
Menurut Irfan yang juga anggota DPRD Sulsel ini, perempuan itu harus bagus kualitas dan kapasitasnya, harus pintar berbahasa Inggris, bahasa Arab dan bahasa lainnya. “Kenapa perlu cerdas, karena anak anak kita yang lebih awal mendapatkan pendidikan adalah ibunya, sehingga ibulah yang harus memiliki ilmu yang lebih tinggi agar generasinya juga memiliki ilmu yang lebih baik. Jika ibu dari anak anak itu cerdas, kami berkeyakinan anak-anaknya juga cerdas dan bekerakter,” ujar Irfan.
Irfan menyebutkan bila ibu yang cerdas pasti tau cara mendidik anak yang baik, karakter baik, pintar dan beraklak mulia karena anak itu dididik sejak masih dalam kandungan. Sejak hamil ibunya sudah mendidik anaknya dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan yang baik selama anaknya dalam kandungan. Bahkan ada ibu telah mengajar anaknya berhitung padahal anak itu masih dalam kandungan dengan cara mengerjakan rumus matematika setip hari, sehingga kelak anak yang lahir nantinya menjadi ahli matematika.” Ibu yang cerdas pasti menghasilkan generasi baik, karena mereka sudah mendidik anaknya sejak masih dalam kandunganya.”ujar Irfan.
Ada kesan dari orang pendahulu kita yang mengatakan bahwa wanita tidak perlu lagi menempuh pendidikan yang lebih tinggi karena ujung-ujungnya perempuan itu hanya jatuhnya di dapur, disumur dan di kasur.
“Pesan seperti ini perlu dikubur dalam-dalam karena prinsipnya perempuan harus lebih cerdas agar nantinya bisa menghasilkan generasi yang mampu tampil paripurna. Sekaran tidak ada alasan perempuan tidak berilmu, karena ilmunya itu nantinya akan merubah kehidupanya yang lebih layak.”jelas Wakil Ketua DPW PAN Sulsel ini.
Untuk saat ini, Pemerintah Provinsi Sulsel telah mengeluarkan Perda wajib belajar bagi anak-anak yang masih usia siswa SMP dan SMA. Tidak ada alasan lagi anak-anak tidak bersekolah dijenjang SMP dan SMA.
Semua wajib sekolah, bagi anak-anak yang sudah tammat sekolah dasar untuk melanjutkan ke tingkat SMP dan begitu juga yang sudah tammat dijenjang SMP wajib lanjutkan sekolah ke SMA. ” Perda wajib belajar ditingkat SMP dan SMA sudah diberlakukan di Provinsi Sulsel,” kata Irfan.(ari/rif/c)
