Site icon Berita Kota Makassar

Pelantikan Pejabat Tunggu Restu Kemendagri

MAKASSAR, BKM– Tahapan job fit bagi pejabat eselon II lingkup Pemkot Makassar sudah rampung. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdy juga sudah memilih nama-nama yang akan menempati posisi kepala OPD.

Nama-nama tersebut sudah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Wali Kota Danny Pomanto mengatakan, begitu ada persetujuan atau lampu hijau dari Kemendagri dan KASN, pihaknya tidak akan menunggu lebih lama.
“Jadi sudahmi dikirim. Begitu turun (rekomendasi) dari KASN sama Kemendagri, langsung dilantik,” kata Danny di Balaikota, Senin (21/6).
Diperkirakan, pelantikan pejabat hasil job fit sudah akan dilakukan Juni ini.

Berbagai spekulasi bermunculan terkait nama-nama yang akan dipasang Danny-Fatma sebagai kepala OPD.
Sejumlah nama yang ditengarai berpihak pada salah satu pasangan calon pada Pemilihan Wali Kota lalu diperkirakan bakal diparkir sebagai staf ahli. Diantaranya Sittiara, Irwan Adnan, dan Ismail Hajiali.
Namun, nama Ismail Hajiali tampaknya harus dihapus dalam komposisi staf ahli. Pasalnya, Ismail sudah beralih menjadi pegawai fungsional sebagai tenaga pengajar (dosen) di Universitas Muslim Indonesia.
Kepada wartawan, kemarin, Ismail mengatakan, dirinya memang sudah lama mengajukan permohonan ke fungsional.
“Masih di era Pj Wali Kota Iqbal Suhaeb. Jadi bukan pada masa Pak Danny menjabat sebagai wali kota, ” jelas Ismail.
Alasannya beralih ke jabatan fungsional karena ingin lebih mengabdikan ilmu yang dimiliki. Selain itu, jika masih berstatus pejabat fungsional, maka dirinya sudah memasuki masa pensiun September mendatang.
“Kalau fungsional, masa kerja saya bertambah lima tahun, ” ungkap Ismail.

Kendati sudah beralih status, namun Ismail mengaku tetap akan menyelesaikan tanggung jawab dan bengkalai yang ada di Kominfo saat era-nya menjabat kepala dinas.
Apalagi, dari hasil pemeriksaan LHP BPK, ada beberapa temuan yang harus ditindaklanjuti. “Tentu kita akan tetap tanggung jawab menyelesaikan persoalan yang ada, ” tandasnya. (rhm)

Exit mobile version