MALILI, BKM — Dinkes Kabupaten Luwu Timur menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi pengelola sarana pelayanan kefarmasian tingkat Kabupaten Luwu Timur di Aula Hotel Sikumbang baru-baru ini.
Bimtek dilaksanakan selama dua hari (25-26/6) dibuka Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, Hj. Rsomini Pandin, dengan menghadirkan Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Palopo, Mardianto sebagai narasumber.
Hj. Rosmini mengatakan, Tenaga Kefarmasian adalah tenaga yang melakukan pekerjaan Kefarmasian, yang terdiri atas Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian.
Berdasarkan PP No. 51 tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian, tenaga kefarmasian sebagai salah satu tenaga kesehatan pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang memiliki peranan penting karena terkait langsung dengan pemberian pelayanan.
Khususnya pelayanan kefarmasian, meliputi pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian atau penyaluran obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional.
“Bimtek bertujuan memberikan pemahaman kepada para pengelola obat di sarana pelayanan kefarmasian termasuk manajemen pengelolaan sarana farmasi yang sesuai standar sehingga menghasilkan mutu pelayanan kefarmasian yang baik,” terang Rosmini.
Dia berharap agar semua peserta dapat mengikuti Bimtek Kefarmasian ini hingga akhir. Menurut dia, semua informasi yang akan diberikan narasumber sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman pelayanan kefarmasian di Rumah sakit, Puskesmas, klinik, Apotek dan toko obat. (rls)
